Sukses

Fashion

Style Tips: Menonton Festival Coachella Pakai Kain Lurik

Jakarta Catherine Halim in Nikicio, courtesy of Vogue

Mengolah kain tradisional baru dilakukan Nina Nikicio and her brand Nikicio tahun lalu, saat bergabung di runway Cita Nusa Kirana, FIMELAFEST 2016. Dengan karakter design yang cenderung edgy yet casual and conceptual, serta palet-palet hitam atau putih, Nina awalnya skeptis dengan tawaran FIMELA saat itu. Sampai ia bertemu dengan lurik, tekstil yang biasa dijumpai di tanah Jawa.

Lurik adalah tekstil tak terpisahkan dari gaya hidup orang jawa. Kain tradisional ini awalnya dipakai sebagai outter kaum laki-laki, namun lama kelamaan juga bertransformasi menjadi banyak outfit untuk perempuan. Tentu dengan desain yang lebih feminin dan penggunaan lebih banyak warna.

Di runway Cita Nusa Kirana FIMELAFEST tahun lalu, Nina mengolah lurik dengan gaya lebih maskulin yet chic, dan setia pada paletnya yang monokromatis. Tendensi Nina, ia ingin selalu memilih tekstil yang lebih customer friendly dan yang masih bisa dipakai 10 tahun ke depan. Dengan karakter lurik yang menjadi bagian hidup masyarakat Jawa begitu lama, ini menjadi jodoh yang sesuai. Dan Nina mengolahnya dengan visi Nikicio. Hasilnya, tentu memukau.

Fast forward 2017, koleksi lurik Nikicio bisa ditemukan di butik collective designer ARA di kawasan Kemang. Dan yang terbaru, terlihat dikenakan oleh Instagirls Catherine Halim di festival musik Coachella yang semakin menuntut pengunjungnya untuk bisa hadir dengan gaya terbaik mereka. Dan menjadi salah satu favorit Vogue di bagian street style mereka.  Tentu, gaya lurik yang unik sangat kontras bila dibandingkan dengan kecenderungan gaya Coachella. Tapi bila memikirkan kenyamanan (nggak mau kan nonton konser di tengah padang pasir yang panas lalu salah kostum dan gerah), uniqueness, stand out in the crowd style, the piece does fit all the requirements.

Nikicio for FIMELAFEST 2016

Melalui post Instagram-nya, Nina menjelaskan bahwa ia ingin menjadikan lurik sebagai bagian gaya hidup orang modern. Karenanya ia mendesain lurik dengan gaya yang lebih baru, praktis, juga fungsional. Dan yang semakin Nina tekankan akhir-akhir ini, ia ingin berkomitmen untuk bisa mendesain pakaian yang bisa dikenakan perempuan berbagai umur. Kondisi yang ia sadari setelah kini menjadi Ibu dua anak yang menggemaskan.

Catherine sendiri memadukan outfit lurik Nikicio-nya dengan sling bag yang effortless dan sneakers Vans pink yang fun dan beraksen high street. Really nice pairing. Dan bagi yang belum pernah memakai lurik, it’s actually one of the most comfortable textile out there. Bisa jadi inspirasi gaya menonton konser musik berikutnya? pasti!

;
Loading