Sukses

Fashion

Designer Aksesori Alston Stephanus, Padukan Fantasi dan Inspirasi Budaya Secara Artistik

Jakarta Berbicara trend aksesori yang unik dan extravagant dari tanah air mungkin kita langsung akan menuju sosok Rinaldy Yunardi. Next on the line, ada sosok designer muda, Alston Stephanus. Designer kelahiran Singapura yang besar di Jakarta ini sebenarnya sudah merilis koleksi aksesorinya sejak tahun 2005 silam (segera merayakan anniversary ke-12 tahun Oktober mendatang). Gaya khas design Alston sendiri adalah gemerlap dengan gaya Victorian berpadu aksen Keraton Jawa, yang semuanya dikemas secara artistik. Terasa nuansa playful, kadang gelap, agak bohemian.

Debut perdana Alston masuk ke dunia fashion tanah air bermula sejak ia mendesain aksesori untuk Puteri Indonesia, Nadine Chandrawinata di ajang pemilihan Miss Universe 2006. Ia pun berkolaborasi dengan designer kebaya papan atas Anne Avantie untuk menyempurnakan look kostum nasional yang dikenakan Nadine saat itu, dan menempati juara kedua untuk kategori best national costume. Berkat hasil karyanya tersebut, akhirnya Alston dipercayakan untuk merancang aksesori (mahkota dan tongkat) untuk Puteri Pariwisata sejak tahun 2013 sampai saat ini.

Sebagai salah satu fans Disney dan Star Wars, ia pun sempat menghadirkan koleksi aksesori bergaya Star Wars di akhir tahun 2014 dengan menampilkan rancangan high-fashion Darth Vader versi perempuan. Sebagai penggemar dunia cosplay, tidak heran bila elemen fantasi mengambil peran sangat besar dalam proses kreatif karya-karyanya. Dan sangat terlihat sebenarnya. Pada koleksi terbarunya yang ia pamerkan di pertunjukan seni ‘The Dance of The Seven Lucky Gods’ untuk mendukung pameran manga dari artist Junko Mizuno di Jepang, Alston bermain dengan 7 topeng dari material bulu, tembaga dan tak ketinggalan kristal swarovksi berkilauan bergaya Japanese. Quirky dan extravagant? lihat sendiri.

Loading