Sukses

Fashion

Asia’s Next Top Model Cycle 5 Episode 13: Maureen on Top

Jakarta
 

A post shared by Asia's Next Top Model (@asntm) on

Finale musim ini membawa 3 model kontestan terbaik untuk bersaing mendapatkan gelar, serta semua hadiah prestisius yang mengikutinya. Dan kebetulan, ketiga grand finalis Asia’s Next Top Model kali ini punya back story yang begitu beragam, yang membuat siapa pun mudah untuk memberikan dukungan mereka.

Shikin dari Malaysia adalah model yang cukup berpengalaman, edgy, punya jalan runway yang bagus, namun di awal sempat ragu dengan kemampuannya untuk berkompetisi. Tak pernah ada di posisi terbawah, dan konsisten membaca kebutuhan client di setiap pemotretan. Wajahnya sangat ‘kuat’, buat sebagian client itu bisa jadi masalah.

Tu dari Vietnam mungkin mengawali kompetisi ini dengan lemah. Di tantangan awal dia pingsan, membuat kita ikut mengkhawatirkan kondisi jantungnya. Di salah satu episode, ia bahkan menangis karena tertekan dan merasa tak sanggup melanjutkan. Namun, Tu selalu mengingatkan dirinya bahwa di reality show yang dikemas dengan format kompetisi modeling ini ia tak hanya membawa namanya, tapi juga Vietnam. Kegigihan, ketenangan, dan profesionalitas Tu membuatnya bertahan sampai akhir.

Lalu, ada Maureen. Kabarnya adalah model terkecil musim ini, ia juga yang paling muda, tingginya hanya 167. Ia juga terhitung yang punya pengalaman paling sedikit. Tapi, ketenangannya menjalani semua tantangan terbukti menjadi saluran yang tepat untuk bisa berkembang, dan belajar seiring waktu. Meski sempat ada di posisi terbawah 2 kali, tapi Maureen juga memenangkan 3 kali foto terbaik.

Untuk memberikan semangat, para 3 finalis dipertemukan dengan kerabat dan keluarga mereka. Lumayan menjadi pengurang stress sebelum menghadapi pemotretan terakhir, dan catwalk yang nantinya mengembalikan beberapa finalis terdahulu yang dieliminasi.

Pemotretan terakhir musim ini bertema “Motherland.” Para finalis difoto memakai outfit yang terinspirasi dari pakaian nasional negara masing-masing, bergaya lebih modern, dilengkapi dengan riasan, serta head piece yang lebih avant garde. So far, ini sesi foto terakhir yang paling mengesankan dari musim-musim terdahulu. Shikin dengan baju kurung yang terinspirasi tradisi India, Tu dengan pakaian adat Vietnam Ao Dai, Maureen memakai pakaian mestiza khas Filipina yang begitu glamor. Bahkan terlihat sangat Madonna, juga sangat Chanel.

Dibawah arahan Yu Tsai dan bantuan Cindy sang host, semua finalis diharapkan melakukan pose-pose yang dinamis, bentuk-bentuk yang fierce untuk menghasilkan nuansa avant garde yang dicari tadi. Shikin dan Tu memang memukau. Mereka sudah sangat profesional.

Sampai akhirnya, Maureen mengangat sedikit rok di gaun yang ia kenakan. Girl, that’s the money shot for her dress and her picture. Pose yang ia lakukan, entah dengan ide dari mana, membuat Yu Tsai berteriak. Begitu sempurna dengan sorotan mata kosong Maureen yang khas. Tidak heran, ini rasanya menjadi foto terbaik Maureen musim ini. Just look at it.

Setelah finale catwalk yang juga menjadi bagian wajib setiap musimnya, di mana Cindy Bishop bergabung di catwalk bersama para finalis, pemenang musim ini siap diumumkan. Dan seperti dugaan semua orang, Maureen terpilih menjadi Asia’s Next Top Model musim kelima. Selain gelar, Maureen juga berhak tampil menjadi sampul majalah Nylon Singapura, mobil Subaru, dan kesempatan bergabung dengan Storm London, di mana beberapa pemenang dan finalis musim lalu sudah ikut bergabung.

 

Dengan semua keraguan, latar belakang yang suram (kematian Ibunya saat dia masih berusia 11 tahun, membuat Maureen menjadi pribadi yang pemalu, sempat mengalami gangguan makan dan depresi pula – maybe that’s where she got that dead eyes look), Maureen menjadi pemenang kompetisi modeling yang unik. Fisiknya yang kecil membuat kita mengingat Nicole, pemenang America’s Next Top Model di edisi ‘short girls’ beberapa tahun lalu. Kemenangan ini dianggap sebagai pembuat sejarah, karena memberikan dan membuka peluang bagi perempuan dengan fisik seperti apapun untuk menjadi model. Model tak lagi hanya kurus, tinggi, langsing. Seperti ditulis salah satu finalis, Alicia dari Malaysia, model yang tak konvensional. Once again, congrats Maureen! This has been a very fun season to watch!

 

;
Loading