Sukses

Fashion

Kolaborasi Louis Vuitton dan Supreme Tak Jadi Hilang, Tapi Harga Sudah Menjulang

Jakarta
 

A post shared by Louis Vuitton Official (@louisvuitton) on

Sepertinya dalam waktu 2 tahun terakhir, baru kolaborasi Supreme dan Louis Vuitton yang benar-benar membuat headline soal antrian, harga, dan soal susah meraihnya. Di samping semua antrian untuk H&M dengan setiap kolaborasinya (karena designer collab adalah sesuatu yang hanya terjadi sekali seumur hidup, jadi mengantri masih sangat pantas – ujar banyak orang menyoal koleksi-koleksi terbatas seperti ini).

Kolaborasi Louis Vuitton dan Supreme ini sendiri debut awal tahun 2017 di runway Paris mens fashion week. Taburan warna merah dan aplikasi logo Supreme yang ikonik menjadi pancingan yang begitu efektif, di generasi Instagram. Yang paling diincar? Tee shirt atau sweatshirt dengan supreme tee box yang khas, juga sling bag kotak kecil yang rasanya akan jadi timeless (and again, pancingan tepat untuk dapatkan ratusan likes di Instagram).

Koleksi ini diluncurkan di periode yang berbeda untuk tiap kawasan di dunia. New York mengadakan pop up store event beberapa pekan lalu, dan tercipta kericuhan. Sehingga pemerintah New York kabarnya menolak diadakannya event serupa di kemudian hari. Hal ini memicu hal lain. Pemberitahun dari toko di kawasan New York bahwa koleksi itu tak akan dijual online, juga di toko lagi. Media-media online dengan cepat memuat surat itu, dan menganggap bahwa koleksi ini benar-benar akan stop disebarkan.

Kami bertanya pada salah satu editor di Singapura, yang juga nampaknya menjadi salah satu yang pertama – dan dengan mudah memiliki koleksi ini, dan mengatakan bahwa: the collection is ON. Yang paling mungkin, dengan respon dan minat yang begitu tinggi, koleksi ini tak bisa datang tepat waktu di lokasi yang sudah dipilih (tanggal awal adalah 30 Juni di beberapa kota terpilih seperti Beijing, Sydney, Los Angeles dan Tokyo – 14 Juli di Singapura). Dan terdekat dengan Jakarta, adalah Singapura. That’s why, tak sedikit warga Indonesia yang sengaja pergi ke kota Singa untuk mendapatkan koleksi ini.

 

Di Louis Vuitton Singapura sendiri, dengan antrian mengular, hanya ada 350 tiket disebar bagi mereka yang beruntung. Beruntung, karena meski antri awal, tapi kalau tiketmu bukan tiket yang ditandai khusus, alias menang undian (raffle) yang dilakukan secara acak oleh petugas dari Louis Vuitton, tetap saja tak ada kesempatan untuk memiliki barang idaman. Dan, mereka yang menang undian hanya boleh belanja 5 produk. Yang menakjubkan, ada remaja 19 tahun yang beruntung di antrian itu bisa belanja setidaknya $6000 US dollar untuk barang-barang yang ia incar.

Jangan sedih, 350 orang beruntung itu di luar dari pelanggan VIP yang sudah bisa belanja lebih dulu. Dan di antara 350 orang itu akan ada sekian ratus orang yang belanja untuk dijual lagi dengan harga berkali-kali lipat. Atau hanya menyimpan satu untuk dirinya sendiri, sisanya dijual lagi. Di Indonesia, salah satu pelanggan VIP ini adalah Richard Muljadi, yang membeberkan belanjaannya di store Louis Vuitton (nampaknya yang berlokasi di Plaza Indonesia) via Instagram.

 

 

A post shared by HFB (@highfashionbags) on

Bukan pelanggan VIP, punya dana tapi tak ingin terbang ke destinasti tertentu demi koleksi ini? Sudah ada beberapa online store, di Instagram, mengaku menjualnya. Jangan kaget, bila harganya sudah naik sampai 3 hingga 4 kali lipat. Dari mana online store Instagram ini mendapatkan koleksi Louis Vuitton dan Supreme ini memang perlu dicari tahu lebih lanjut. Cek aku Instagram seperti @theauthenticchoice atau @highfashionbags untuk daftar harga koleksi ini di toko online mereka. Tentu, belanja dari pihak ketiga seperti ini punya risikonya sendiri. Apalagi untuk barang super mewah.

Sebagai bayangan saja, tee shirt putih dengan LV Supreme box ukuran S dan M dijual di harga 24 juta, sling bag merah yang sangat Insta-genic itu 61 juta. Dan, harus pre-order. Hey, meski koleksi ini diluncurkan sebagai koleksi untuk menswear, namun bayangkan Celine Dion yang sudah menggunakan salah satu piyama dari koleksi ini dengan gaya street wear. Atau, Madonna yang juga memakai hoodie dari koleksi ini. Tak pernah ada yang membatasi seorang perempuan untuk memiliki barang-barang ini.

Siap membakar uang 20 juta lebih untuk sebuah tee shirt putih berlogo super prestisius? It’s your call.

Update: Louis Vuitton Indonesia menyampaikan bahwa di kawasan Asia Tenggara, koleksi ini hanya dijual di Louis Vuitton Thailand dan Singapura. Tidak dijual online, baik itu oleh e-commerce Louis Vuitton atau Supreme online shop. So if you shop online, dipastikan oleh pihak ketiga dengan harga selangit.

;
Loading