Sukses

Fashion

Gucci Fall 2018: Model Membawa Kepalanya Sendiri, Bunglon, Ular, dan Naga

Jakarta Harus kita mulai dari mana. Fakta bahwa ide-ide eksentrik dan estetika maksimalis Gucci ternyata diminati banyak orang, bahwa pemasukan Gucci melompat naik 44% hingga pertengahan Februari, atau meski kegilaan Michele nampaknya mirip tiap musimnya, tapi selalu ada yang baru untuk dinikmati?

Setelah runway gelap gulita mirip disko bawah tanah Eropa musim lalu, di fashion show koleksi Fall 2018 (di tengah Milan Fashion Week) kemarin, Gucci menghadirkan set runway ala ruang operasi yang justru terang benderang dan bertaburan warna-warna yang ramah di Instagram. Musim ini Michele terinspirasi dari sebuah essay berjudul Cyborg Manifesto oleh Donna Haraway di tahun 1984, yang membahas perbedaan manusia dengan hewan, dan perbedaan manusia dengan mesin, Michele menghadirkan sebuah koleksi yang dramatis (selalu), sinematik, dan teatrikal. Sementata, gaya Eropa Timur, Barat dan Asia jadi mood yang konsisten.

Konsep set serupa ruang operasi mewakili proses transformasi manusia, dan pakaian yang ia ciptakan adalah media transformasi itu. Pakaian membuat kita tampil sesuai citra yang kita inginkan. Dengan benang merah transformasi ini, kita melihat pertemuan antara manusia dan monster di runway. Dan bagi generasi Games of Thrones, ini akan jadi koleksi yang sangat menarik.

Taburan logo tim baseball, segala variasi tutup kepala yang aneh tapi funky, termasuk turban, legging Gucci yang meriah, aksesori kepala yang ternyata juga bisa dipakai di payudara, menemani gaun-gaun khas Gucci. Retro, penuh embellishment, atau gemerlap sekalian. Michele juga melanjutkan kecintaan Gucci pada ugly shoe trend dengan merilis sneakers bertabur permata yang nampaknya akan jadi tren besar tahun ini. Musim lalu, sneakers Gucci tampil polos dengan logo Gucci di samping. Orang biasa tentu bingung dengan masalah fokus, tapi ini koleksi yang sejatinya terasa begitu muda dan segar (meski mengambil inspirasi dari masa lalu).

Tapi yang paling mencuri perhatian adalah segala aksesori yang menemani sebagian model. Bunglon, ular, anak naga (palsu), bahkan dua orang model membawa tiruan kepala mereka di runway. Penutupnya, ada model perempuan bermata tiga (tentu buatan) di baju terakhir. Semua ini dibuat oleh Makinarium, perusahaan pembuat efek khusus di film-film Hollywood yang berbasis di Roma dan sudah bekerja dengan Gucci sejak musim lalu.

 

Baca juga:

NYFW Fall 2018: Jangan Takut Pakai Motif Macan atau Zebra

 

 

 

;
Loading