Sukses

Fashion

Dengan Kontrak Bernilai 300 Juta Dollar, Roger Federer Pakai UNIQLO di Wimbledon

Fimela.com, Jakarta Penampilan perdana pemain tenis legendaris asal Swiss, Roger Federer dengan memakai UNIQLO di Wimbledon semalam sontak menjadi berita utama di banyak media. Memang, sejak kontraknya bersama Nike habis Maret lalu, seluruh dunia penasaran, brand mana lagi yang akan menggaet pemilik 20 gelar Grand Slam itu. Dan kemunculan Roger dengan UNIQLO menjawab semua rasa penasaran tadi.

Diberitakan, nilai kontrak Roger dan UNIQLO bernilai 300 juta dollar selama 10 tahun.  Seperti yang ditulis New York Times, total nilai hadiah bermain tenis yang didapat Roger selama 20 tahun, hanya sepertiganya. Nilai yang begitu besar, uangnya mungkin tak akan habis dalam 5-6 generasi ke depan.

Dan karena UNIQLO tidak membuat sepatu tenis, maka di pertandingan Wimbledon pertamanya di tahun 2018 ini, Roger masih memakai Nike. Keputusan, mengutip lagi dari New York Times, Roger yang nampaknya sedang mempersiapkan kerjasama lain dengan Nike, tapi khusus untuk sepatu. Roger sangat menghargai kerjasamanya dengan Nike selama 20 tahun terakhir, dan ingin selalu menjaga hubungan baik dengan brand tersebut.

Dan sebenarnya, paduan putih-putih serba UNIQLO yang dipakai Roger di Wimbledon sangat fashionable. Gaya minimalis, tapi sleek, khas UNIQLO.Lengkap dengan logo UNIQLO dalam kotak merah yang terlihat di depan, lengan atas, juga tas olahraga putih yang nampaknya akan diincar banyak orang saat koleksi ini segera dirilis ke publik.

Tak sedikit yang menganggap penampilan ini jelek, atau Roger tak cocok dengan UNIQLO. Mengatakan UNIQLO mirip seperti GAP, yang bukan label pakaian olahraga. Cuma label pakaian kasual. Tapi, kerjasama ini memang akan meningkatkan kredibilitas UNIQLO sebagai produsen berbagai lini pakaian, termasuk koleksi olahraga. Sebuah pasar yang beberapa tahun terakhir memang sangat menjanjikan. Terlebih dengan trend street wear yang tak pernah padam. Intinya, UNIQLO dengan segala inovasinya soal bahan, desain, bisa membuat koleksi pakaian kasual, travel yang keren, tak mungkin mereka tak bisa membuat koleksi olahraga yang sama berkualitasnya.