Sukses

Fashion

24 Busana dari Tenun Troso Taktis Karya SMK Kudus Pukau Paris

Fimela.com, Jakarta Tenun Troso dipilih oleh brand Zelmira milik SMK NU Banat Kudus, Jawa Tengah untuk mencuri hati pasar Eropa. Ya, SMK binaan Djarum Foundation ini memang sudah eksis merambah pasar global yang diawali dengan Asia sejak 2016 lewat pameran dagang internasional Hong Kong Fashion Week.

Kali ini, SMK NU Banat Kudus yang diwakili dua siswi jurusan Fashion Design yaitu Fitri Noor Aisyah dan Farah Aurellia mengikuti ajang fashion show skala internasional "La Mode" Sur La Seine à Paris pada 1 Desember di Paris, Prancis 2018. Dalam show yang digelar oleh Indonesian Fashion Chamber (IFC) tersebut, mereka membawakan koleksi Pre Fall/Winter 2018 bertema Troso Nimbrung.

Terdiri dari 24 outfit yang terdiri dari 12 modest fashion dan 12 busana konvensional. Pemilihan tenun Troso sesuai dengan brand DNA Zelmira yang memakai sentuhan materian kain nusantara.

Pemilihan tenun Troso adalah taktis atau berkenaan dengan beberapa taktik atau siasat agar dapat lebih mudah diterima oleh buyer Eropa. Sebab itu, tenun Troso dipadukan dengan material lain dari katun dan poly suiting.

Strategi Pilih Tenun Troso

Selain itu strategi lain dipilihnya tenun Troso adalah jenus yang dinilai paling menunjang jika diminati oleh pasar Eropa dan membutuhkan produksi massal. Tenun Troso juga memiliki motif hasil pengembangan dengan jumlah perajin cukup banyak.

Sehingga proses pembuatan lebih cepat serta harga lebih terjangkau. Kecakapan tenun Troso tersebut dilihat lebih kompetitif dibandingkan jenis lainnya.

Selain itu, motif tenun Troso dipilih yang terlihat tidak terlalu rumit mengikuti selera pasar Eropa. Namun tidak menghilangkan keindahan rangkaian busana yang terinspirasi dari pantai dan laut di daerah pesisir Jawa Tengah.

 

MUA dari Siswi SMK PGRI 1 Kudus

Memperkuat konsep koleksi Troso Nimbrung, Zelmira juga berkolaborasi dengan Makeup Artist siswa SMK PGRI 1 Kudus jurusan Tata Kecantikan untuk mendandani para model. Uniknya para model akan berjalan di atas kapal pesiar yang menyusuri Sungai Seine berkeliling Paris.

Ditonton sekitar 400 tamu dan undangan, momen ini menjadi kesempatan siswi SMK PGRI 1 Kudus, Fiya Triani dan Lolita Delarosa untuk menunjukkan bakatnya sebagai MUA. SMK PGRI 1 Kudus juga merupakan binaan Djarum Foundation sebagai rujukan nasional untuk SMK bidang Tata Kecantikan.

;
Loading