Sukses

Fashion

Fimela Historia: Melihat Perjalanan Kemajuan Fashion dari Desain Shoulder Pad

Fimela.com, Jakarta Industri fashion selalu mengalami evolusi dari masa ke masa. Menuju kemajuan yang lebih baik, dunia fashion juga menjadi standar sosial dalam masyarakat. Salah satunya dalam cutting dan desain bahu sebuah busana.

Shoulder pad atau bantalan bahu yang tinggi dan khas bisa dilihat dari runway deretan busana untuk fall/winter 2019. Diprediksi juga masih akan menghiasi runway koleksi spring/summer 2019 dan menjadi tren yang digemari.

Desain shoulder pad ini dimulai dari tahun 1980 dan terlihat sangat identik. Meski tampak kuno, namun mulai dari saat itu, desain bahu menjadi salah satu statement yang diperhatikan oleh desainer dan brand dalam koleksi fashion mereka.

Perubahan desain bahu dari masa ke masa membuat sejarah yang menjadi momen penting bagi perempuan. Kembalinya desain-desain bahu yang tinggi dan unik pada saat ini mengajak kamu melihat perjalanan desain dan fashion yang cukup panjang.

Tidak main-main, desain-desain bahu yang unik ini, diadopsi oleh sederet desainer kondang dan brand fashion berkelas dunia. Evolusi ini bukanlah sebuah kebetulan, karena industri fashion berputar dan selalu berubah.

Shoulder pad awalnya diciptakan sebagai lapisan pelindung untuk pemain sepak bola Amerika di akhir abad ke-19. Hingga pada tahun 1930-an ide kreatif Elsa Schiaparelli menambahkan padding ke pakaian perempuan.

Perancang Prancis ini dikenal karena menampilkan tipuan mata dan detail ilusi lainnya dalam desainnya dan bereksperimen dengan siluet untuk perempuan. Schiaparelli sering menggunakan bantalan bahu pada jaketnya yang terstruktur.

Hingga masa perang mempengaruhi desain dan fashion. Adrian Adolph Greenburg membawa bantalan bahu ke dalam desainnya. Memamerkan tampilan berbahu yang kuat pada pecinta fashion di tahun 30-an.

 
 
 
View this post on Instagram

80's Power dressing fashion inspo #powerdressing #powersuit #80sfashion #shoulderpads

A post shared by leona clery-jones (@cleryjonesleona) on

Desain busana dengan bantalan bahu ini membuat penggunanya lebih berkarakter. Hal ini pertama kali dikenalkan dalam karakter Crawford dalam film 1932 Letty Lynton yang menggunakan gaun dari Adrian. Saat itu masih dengan desain yang acak-acakan, namun untuk kostum Crawford dalam drama 1945 Mildred Pierce sudah mulai lebih terstruktur.

Beberapa dekade berlalu, desain bantalan bahu semakin menjadi statement dalam fashion di tahun 1980. Dari tokoh-tokoh politik hingga selebritas Hollywood menggunakannya. Margaret Thatcher, mantan Perdana Menteri Inggris, tidak hanya memberi dampak pada politik, dia juga menjadi sosok pedoman fashion, saat itu blazer dengan bantalan bahunya.

Bantalan bahu pada busana menggambarkan kekuatan dan kepemimpinan wanita saat itu. Seiring berjalannya waktu bantalan bahu mulai diberikan pada pakaian yang lebih glamor. Melihat ikon-ikon seperti Madonna dan Grace Jones bergaya tahun 80-an lengkap dengan bantalan bahu yang menjadi tren kala itu.

 

Kemajuan tren shoulder pad di tahun 80-an

Seiring dengan kemajuan tren fashion tahun 80-an sebagian besar didominasi dengan bantalan bahu yang tinggi. Hal ini juga terlihat sampai saat ini dari runway Fall/winter 2018 Ford Tom Ford, Miu Miu, Balmain, Saint Laurent, hingga Gareth Pugh.

Hingga kini desainer yang menjadi saksi kembalinya tren bantalan bahu ini adalah Demna Gvasalia. Sejak ia di Balenciaga, sang desainer telah bermain desain yang memberikan perhatian khusus pada bahu.

Sejak koleksi spring/summer 2016, ia menunjukkan desain bahu pada blazer, T-shirt dengan bantalan linebacker-esque yang disembunyikan, jaket jas dengan bahu lebar yang miring, hingga gaun dengan lengan bantalan bahu.

 
 
 
View this post on Instagram

Fall Winter 18

A post shared by Balenciaga (@balenciaga) on

Demma bahkan menggunakan teknologi untuk membuatn tampilan dengan bantalan bahu atau shoulder pad semakin modern. Untuk koleksi Balenciaga Fall/Winter 2018 dan Spring/Summer 2019, Demma Gvasalia menggunakan proses pencetakan 3-D untuk menciptakan tampilan yang kuat di bahunya dengan teknik penjahitan yang istimewa.

Selamat datang kembali tren busana dengan aksen shoulder pad. Kamu tertarik mencobanya sahabat Fimela?

Loading
Artikel Selanjutnya
Modest Fashion Founders Fund 2019, Ajang Bekraf Dukung Desainer Muda
Artikel Selanjutnya
4 Gaya Busana Blackpink untuk Liburan Musim Panas