Sukses

Fashion

Inspirasi Fashion Streetwear dari Obat Sakit Kepala

Fimela.com, Jakarta Beberapa tahun kebelakangan, tren fashion streetwear tengah menjamur di berbagai negara termasuk Indonesia. Hal tersebut terlihat banyak orang lebih memilih menggunakan sneakers ketika melakukan aktivitas.

Jeffry Jouw selaku Co-Founder Urban Sneaker Society mengatakan streetwear memang tengah menjamur di seluruh dunia. Bahkan, kini pekerja lebih memilih bergaya casual seperti menggunakan sneaker, kaos, atau hoodie. 

"Jadi yang bekerja juga lebih milih gaya casual. Untuk yang lebih muda mereka memilih gaya tersebut karena lebih santai, sedangkan yang lebih tua menggunakan gaya ini agar terlihat lebih muda," ujarnya saat ditemui di Jakarta.

Berangkat dari tren tersebut, obat sakit kepala terkenal di Indonesia, Bodrex bekerjasama dengan tiga pionir street style di Indonesia, yakni Never Too Lavish, Urban Sneaker Society, dan Stayhoops untuk membuat untuk membuat produk streetwear orisinil.

Dior Garnusa, Digital Marketing Manager PT Tempo Scan Pacific Tbk, kolaborasi kolaborasi bertemakan 'Kreasi Generasi Juara', bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta dan bangga generasi muda terhadap produk lokal.

”Lewat #kolabodrex kami ingin membangun semangat kolaborasi, yakni menyatukan gagasan dan kreativitas tanpa menghilangkan identitas dari masing-masing merek. Sehingga menghasilkan produk unggulan berkualitas dan dapat diterima masyarakat luas, khususnya anak muda," imbuh Dior. 

2 dari 2 halaman

Bentuk kolaborasi

Kreasi #kolabodrex menciptakan serangkaian produk streetwear berdesain khusus yang mengambil inspirasi dari tampilan produk dan filosofi merek, berpadu dengan ciri khas dari masing-masing merek lokal tersebut. Produk hasil kolaborasi ini antara lain: 

1. Urban Sneaker Society

Kemeja dan kaus bertema ”Super Fast” karya penggagas platfom kreatif Urban Sneaker Society yang mengedepankan salah satu keunggulan obat bodrex, yaitu cepat bereaksi atasi sakit kepala. 

kedua baju tersebut ditampilkan dengan tulisan 'Super Fast'. "Kami menciptakan desain supaya anak muda pakai, seperti t-shirt aloha ala 70an yang tren lagi di zaman sekarang. Terinspirasi dari pakaian tahun 70an adalah tahun lahirnya Bodrex jadi Urban Sneaker Society melihatnya relevan dengan apa yang vintage. Kami tampilkan gambar yang lucu tapi bagus jadi ada gambar orang lagi pusing lalu tulisan, font, dan warnanya juga bertema 70an," papar Jeffry Jouw selaku Co-founder Urban Sneaker Society.

2. Never Too Lavish

Jaket berdesain khusus, serta sneaker hasil decon-recon yakni modifikasi dekonstruksi dan rekonstruksi sepatu menjadi tampilan baru bernuansa khas bodrex, yang dibuat oleh Never Too Lavish. 

3. Stayhoops

Kaus kaki berkualitas yang mengedepankan elemen dan warna khas merek bodrex, dikombinasikan dengan desain raw sketch doodle dari produsen kaus kaki Stayhoops. 

Produk tersebut dipamerkan di Jakarta Sneaker Day 2019, salah satu gelaran streetwear dan sneaker tahunan terbesar di Indonesia yang diselenggarakan pada 7 9 Februari 2019. Produk tersebut bisa diddaptkan secara gratis, hanya dengan mengunjungi boots Bodrek di Jakarta Sneakers Day, lalu melakukan swafoto dengan produk kolaborasi dan mengunggah ke media sosialmu dengan menggunakan tagar #kolabodrex dan menyebutkan akun @bodrex, selama acara 150 pada 7 -9 Februari 2019.

Bagi mereka yang beruntung, bodrex akan memberikan produk streetwear terbatas hasil kolaborasi #kolabodrex. bodrex juga memberikan kesempatan bagi anak muda yang belum sempat hadir ke JSD, dengan cara mengikuti kegiatan Re-post & Win di akun Instagram @bodrex.

Artikel Selanjutnya
Jakarta Sneaker Day 2019, Membawa Perjalanan Sneakers dan Budaya