Sukses

Fashion

Tak Perlu Repot, Gunakan Jilbab Instan Pertama Asal Lebanon yang Praktis

Fimela.com, Jakarta Perempuan muslim di era modern memiliki segudang aktivitas yang padat. Hal ini membuat mereka membutuhkan hijab yang praktis namun tetap nyaman digunakan.

Melihatan kebutuhan tersebut, Bokitta merek jilbab dan pakaian konteporer asal Beirut, Lebanon memiliki koleksi hijab bungkus instan pertama. Chariman Bokitta, Mubde Absi, mengatakan hijab ini tidak memerlukan jarum atau penjepit. Jadi memudahkan para perempuan menggunakan hijab.

"Setiap perempuan yang menggunakan hijab pasti tau bagaimana sulitnya menata hijab mereka tetap rapi tanpa menggunakan jarum. Untuk itu, kami mendesain hijab yang praktis sesuai kebutuhan," ujarnya saat ditemui di Jakarta Ramadan, beberapa waktu lalu.

Setelah merilis desain "Voila" pada tahun 2010, lanjut Mubde, Bokitta akhirnya diberikan Hak Paten oleh Organisasi Kekayaan Intelektual Dunia (WIPO), yang diakui di 144 negara di seluruh dunia

Desain inovatif

Bokitta kini dikenal memiliki desain yang lebih inotavtif mengenakan berbagai cerakan artisik buatan tangan. Yang dapat mengekspresikan kepribadian setiap yang menggunakannya.

Hijab ini menggunakan material berkualitas, sepeperti bahan sutra, katun, sifon, dan poliester.

"Banyak dari syal kami adalah storyboard berbahan kain yang membuatnya menjadi cetakan edisi terbatas yang juga khas dan memiliki nilai pendidikan," ungkap dia.

Corak desain syal Bokitta yang berubah secara musiman terinspirasi oleh kisah-kisah orang dan tempat-tempat dari berbagai belahan dunia, yang menggambarkan budaya, tradisi, legenda, flora dan fauna nasional dan lokal.

Selain butik dan pusat perbelanjaan di negara-negara tetangga seperti Malaysia, Brunei, Singapura dan juga di Timur Tengah, saat ini Bokitta hadir di 4 Centro Department store di seluruh Indonesia.

Simak video berikut

#Growfearless with FIMELA

Loading
Artikel Selanjutnya
Berbuka Puasa di Hakkasan Jakarta dengan Pemandangan Ibu Kota di Malam Hari
Artikel Selanjutnya
Jika Aku Bisa, Ingin Rasanya Mataku untukmu Ibu