Sukses

Fashion

Kate Middleton Pakai Topi Kontroversial untuk Rayakan Ulang Tahunnya

ringkasan

  • Kate Middleton ulang tahun ke-38 dengan pilihan busana paling berisiko sepanjang masa
  • Ia memakai topi kontroversial namun membuatnya terlihat mempesona

Fimela.com, Jakarta Kate Middleton merayakan ulang tahun ke-38 pada Kamis, 9 Januari 2019. Tepat sehari setelah sang adik ipar, Meghan Markle dan Pangeran Harry membuat pengumuman yang menggemparkan untuk mundur dari anggota senior kerajaan.

Meski 'mencuri' momen bahagia pergantian usia Kate Middleton, istri Pangeran William tersebut sudah lebih dulu membuat perayaan ulang tahun bersama keluarga dan sahabat akhir di kediaman mereka pekan lalu. Duchess of Cambridge memilih tampilan modern edge lewat pilihan busananya yang ternyata berisiko.

Kate Middleton memoles dirinya dengan mantel warna plum dari Roksanda yang dipasangkan dengan bot suede Stuart Weitzman dan topi fedora biru dari Hicks & Brown saat menghadiri kebatikan gereja yang merupakan rangkaian dari perayaan ultahnya. Ansambel pilihannya cukup istimewa sekaligus berisiko.

Namun jika tidak berhasil, look dengan topi fedora juga paling berisiko sepanjang masa. Melansi dari yahoo.com, fedora merupakan topi kontrovesial namun Kate berhasil membuatnya terlihat mempesona.

 

Kontroversi Topi Fedora

Fedora sendiri pernah dinobatkan menjadi topi khusus para ayah yang berlibur di Bahama dan Indiana Jones. Fedora sendiri belum pernah menjadi hit di antara kerumunan perancang mode dalam beberapa dekade, bisa jadi sampai sekarang.

Sebab itu saat Kate Middleton melangkah dengan fedora membuat banyak orang mempertanyakan pengetahuan fashionnya. Namun fedora yang dipakai Kate menawarkan sebuah seni dengan material wol dengan aksen bulu plus pinggiran topi yang sedikit lebih lebar dari yang biasa kita lihat.

Seperti biasa, fedora klasik dari Hick & Brown telah terjual habis. sekarang tersedia untuk preorder dengan pengiriman pada bulan Februari.

Simak Video Pilihan Berikut Ini;

#GrowFearless with FIMELA 

;
Loading