Sukses

Fashion

Kritikus Fashion Suzy Menkes Meninggalkan Vogue

Fimela.com, Jakarta Pada tahun 2014 silam. Conde Nast International mengumumkan bergabungnya kritikus fashion Suzy Menkes bersama Vogue. Di tahun 2020 ini, berita mengejutkan kembali terjadi di Industri fashion.

Jurnalis senior ini meninggalkan posisinya pada Oktober nanti. Karyanya telah dipublikasikan pada 21 edisi Vogue internasional dan telah dialih bahasakan ke dalam 15 bahasa.

Seperti yang dilansir dari Business of Fashion, ia menyatakan jika "Saya sangat menikmati setiap waktu sebagai tim editorial Vogue Internasional, dan sangat bangga terhadap pencapaiannya terhadap perusahan ini." Ungkap Menkes dalam surat elektronik yang dikirimkan kepada BoF. 

Sosok penting di industri fashion

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by Suzy Menkes (@suzymenkesvogue) on

" Situasi global ini telah memberikan kesempatan kepada diri kita dan siapapun untuk refleksi diri. Dan inilah saatnya untuk petualangan baru, yang sudah sangat saya nantikan."

Menkes menyebutkan jika ia akan terus menulis, merekam, dan berkarya di industri fashion melalui akun media sosial dan website miliknya yang kini sudah mempunyai pengikut hingga 500.000 followers.

Sepanjang kariernya ia adalah sosok yang penting dalam industri fashion. Bahkan, ia juga memiliki peran penting dalam kesuksesan sejumlah nama besar seperti Karl Lagerfeld, Maria Grazia Chiuri, Olivier Rousteing, dan Naomi Campbell. Sebelum bergabung dengan Vogue, Menkes juga pernah berkarier di New York Times.

Sebagai salah satu suara mode paling terkenal dan independen, Menkes adalah salah satu jurnalis Vogue yang paling populer. Sebelumnya di Condé Nast International, menghabiskan 26 tahun di International Herald Tribune, dan juga New York Times. "Dia menawarkan snapshot verbal kepada pembaca Trib dari dunia fashion, ditulis dalam jurnal staccato dan hardtalking.

Opini Menkes dalam beberapa dekade sebagai kritikus mode sangat legendaris. Namanya juga sempat masuk daftar hitam LVMH pada tahun 2001 karena kritiknya. Berkontribusi sebagai kolumnis ke Majalah T New York Times, Menkes juga menulis secara kritis tentang blogger mode pada 2013, menyebut grup itu "fashion sirkus."

Menkes berencana untuk meninjau sebuah event pada September mendatang. Namun, masa depan media masih belum pasti. Meskipun banyak rumah mode berencana untuk tampil di Paris pada bulan September, tidak jelas bagaimana bentuk pertunjukan ini. Beberapa brand telah mulai menunjukkan koleksi secara online atau melewatkan pekan mode sepenuhnya.

#ChangeMaker

;
Loading