Sukses

Fashion

6 Cara Brand Aksesori Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19

Fimela.com, Jakarta Mengenakan aksesori membuat tampilan outif semakin menarik. Walaupun menggunakan pakaian sederhana, penggunaan aksesori membuat penampilan terlihat mewah. 

Sayangnya, industri fashion dan aksesori menjadi salah satu bisnis yang terdampak di masa pandemi Covid-19. Lalu bagaimana industri ini tetap bertahan khususnya aksesori?

Hal tersebut pun dibahas dalam acara Nusantara Fashion Festival, bersama narasumber Franka Franklin selaku CEO & co founder Tulola Design, Handayani selaku Director of Costumer Business of Bank BRI , dan Moderator Amelia Ayu Kinanti, Editor in Chief, Fimela.com.

Franka mengatakan Tulola Design merupakan label perhiasan asal Bali yang sudah berdiri sejak 13 tahun lalu. Dengan visi melestarikan karya yang sudah ada sejak ratusan tahun lalu dibuat lebih modern. Yang dapat digunakan dalama jangka waktu pajang, membantu mensejahterakan pengrajin, dan mengharumkan nama lokal.

Namun di tengah pandemi ini, Franka mengatakan merasakan efeknya. "Merasakan juga pasti tantangannya, seperti di Bali sepi pengunjung, toko pada tutup," ujarnya dalam cara Nusantara Fashion Festival secara virtual pada Sabtu (8/8/20).

Setelah pandemi ini, Franka menyempaikan langkah-langkah mempertahankan bisnisnya bersama kedua temannya Sri Luce Rusna dan Happy Salma.

1. Mengurangi pengeluran dan tetap menjaga kesehatan

Pertama yang dilakukan tentunya menjaga kesehatan para karyawan, dan meminimalisir pengeluaran.

2. Blog bisnis

"Kita mengukuhkan blog bisnis," paparnya.

3. Online

Franka menagatakan akan memaksimalkan channel online seperti website dan Instagram.

4. Brand experience

"Jadi bisa bersentuhan dan melihat langsung dengan produk kami, walau hanya sekedar masuk ke toko menghirup aroma terapi, orang jadi tertarik. Window Display, serta mengikuti event-event agar produk kita dapat dilihat konsumen," ujar Franka.

5. Kualitas produk

Franka menyampaikan, Tulola mengedepankan originalitas, relevan, otentik, dan punya sisi warisan atau budaya. "Tulola bahkan tidak selalu mengikuti tren, namun relevan yang bisa digunakan kapan saja dengan produk berkualitas," paparnya.

6. Longlasting dengan desain yang unik

Handayani selaku Director of Costumer Business of Bank BRI mengatakan 4-5 bulan ini industri fashion mengalami tekanan luar biasa, BRI melakukan pendampingan UMKM seperti acara Nusantara Fashion Festival yang bisa bertukar pikiran dengan narasumber.

Selain itu, aksesori harus longlasting, simple dan bisa digunakan kapan saja. Desain yang unik dan memiliki cerita hingga kemasan yang menarik.

Nusantara Fashion Festival (NUFF) 2020, sebuah perhelatan mode virtual terbesar pertama di Indonesia dan berkolaborasi dengan lebih dari 300 UMKM serta pegiat industri mode digelar pada 1 - 31 Agustus 2020.

Dengan menghadirkan karya 75 karya perancang, label dan UMKM mode dalam Virtual Fashion Show, lebih dari 50 pembicara dalam Fashion Talks dan produk kolaborasi spesial desainer dan brand lokal yang akan dihadirkan dalam Charity Auction.

#Changemaker

;
Loading