Sukses

Fashion

Elaborasi dalam Koleksi Dior RTW SS 2021 Hadirkan Kain Endek Khas Bali Hingga Siluet Ikonis dari Jepang

Fimela.com, Jakarta Bagi Maria Grazia Chiuri, setiap koleksi tentu dihadirkan untuk deretan seri yang menarik. Tak hanya itu saja, ia selalu menghadirkan fashion item yang mampu mengakomodasi tubuh setiap perempuan yang menggunakannya.

Setiap musim yang dihadirkan sangat dekat dengan situasi yang terjadi saat ini. Hal ini juga pernah dideskripsikan oleh Christian Dior dalam autobiography-nya. Dalam ciptakan rangkaian koleksi, Maria Grazia Chiuri didorong oleh dua pemahaman yakni kehidupan atau fashion.

Dior melihat krisis yang terjadi saat ini telah merubah kebiasaan, ritual, dan sikap, secara radikal. Bahkan, semangat untuk berubah sangat terasa. Konsep fashion yang selama ini diketahui tentu menimbulkan sebuah pertanyaan.

Spring/ Summer 2020 menjadi paradoks untuk bertransformasi menghargai sebuah warisan. Mulai dari cutting yang dapat memberikan sensasi menyenangkan dan semangat. Bar jacket Dior yang ikonis telah bertransformasi dengan sebuah jaket bersiluet Jepang.

Mengangkat kain khas Indonesia

Deretan dress nyaman, tunik, wide trouser, dengan permainan motif paisley, floral, hingga elemen embellishment, berpadu jadi karya yang semarak namun elegan. Bahkan Seperti yang dikutip dari Antara News, Dior juga bermain dengan kain khas Indonesia.

"Penggunaan kain Endek Bali untuk koleksi Spring/Summer 2021 oleh Christian Dior merupakan pengakuan yang tinggi terhadap keindahan dan kualitas kain Endek Bali dan berkontribusi positif terhadap dunia fashion internasional. Semoga ini menjadi penyemangat bagi masyarakat di Bali di tengah tantangan COVID-19," kata Duta Besar RI untuk Prancis Arrmanatha Nasir, dikutip dari Antara.

Sebanyak 9 item dari koleksi Spring/Summer 2021 menggunakan kain Endek khas Bali. Berbincang dengan Dubes Arrmanatha, Chiuri mengatakan bahwa inspirasi Christian Dior untuk menggunakan kain Endek Bali karena ingin mengangkat nilai dari kebudayaan serta karya kerajinan tangan, terutama oleh para penenun perempuan. Berdasarkan riset yang dilakukan oleh tim Christian Dior, ia menyebut kain Endek Bali merupakan nilai kebudayaan yang sangat sesuai dengan hasil karya yang ingin diangkat oleh Christian Dior.

Sebagai bentuk pengakuan kepada para penenun di Bali, Christian Dior berencana untuk nanti mencantumkan daerah asal kain Endek tersebut pada label pakaiannya. Label Christian Dior menyampaikan penghargaannya kepada Pemerintah Indonesia atas dukungan untuk penggunaaan kain Endek sebagai bagian dari koleksi terbarunya.

#ChangeMaker

;
Loading