Sukses

Fashion

Kolaborasi E-Commerce Ternama dengan Market Museum Bantu Bangkitkan UMKM

Fimela.com, Jakarta Salah satu sektor yang sangat terpukul oleh pandemi Covid-19 adalah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang turut menggerek turunnya perekonomian nasional. Hal ini bisa dipahami karena UMKM sendiri memiliki kontribusi yang sangat besar dalam perekonomian nasional.

Menurut data Kementrian Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (KUKM) tahun 2018, jumlah UMKM sebanyak 64,2 juta atau 99,99% dari jumlah pelaku usaha di Indonesia. Sementara, kontribusi UMKM terhadap perekonomian nasional (PDB) sendiri sebesar 61,1%, dan sisanya yaitu 38,9% disumbangkan oleh pelaku usaha besar yang jumlahnya hanya sebesar 5.550 atau 0,01% dari jumlah pelaku usaha.

Untuk membantu UMKM lokal adaptasi di tengah pandemi, Tokopedia berkolaborasi dengan mitra strategis, yakni Market & Museum. Market & Museum sendiri adalah perusahaan kreatif yang menyelenggarakan bazar ritel jenis baru dan pasar tematik untuk wirausahawan muda.

Falah Fakriyah, selaku Head of Category Development Tokopedia mengungkapkan alasan dibalik kerja sama tersebut ialah dikarenakan Tokopedia dan Market & Museum memiliki misi yang sama, terutama dalam hal memperkenalkan brand lokal ke seluruh masyarakat Indonesia.

"Kami melihat misi Market & Museum yang memperkenalkan brand lokal kepada masyarakat Jakarta,  sejalan dengan Tokopedia. Karena itu kami berkolaborasi dengan Market & Museum untuk memperkenalkan brand lokal, tidak hanya di Jakarta tetapi dalam skala nasional." ujar Falah dalam konfrensi virtual Tokopedia, Rabu (21/04/2021).

Punya banyak tantangan

Namira Syarfuan & Sara Tirtohadiguno, selaku Founder of Market & Museum, menuturkan bahwa selama pandemi Market & Museum memiliki banyak tantangan, salah satunya banyak event offline yang harus ditunda akibat pandemi.

 "Jadi biasanya kami mengadakan bazar secara rutin, karena situasi pandemi terpaksa ditunda. Akhirnya kami menyiasatinya dengan berkolaborasi dengan platform online, seperti Tokopedia. dengan begitu, misi kami dalam memperkenalkan brand lokal akan terus berjalan meski di tengah pandemi. " jelas Sara.

Lidya Valensia Lyanto, CEO & Founder Lotus Group (Sovlo Indonesia), sebagai salah satu brand souvenir lokal yang turut ikut bergabung bersama Market & Museum mengaku sangat terbantu dengan adanya kolaborasi ini.

"Sovlo sendiri sudah 4 kali bergabung dengan Market & Museum. Dari segi penjualan kami bisa naik 2 hingga 4 kali lipat penjualan berkat Market & museum at Home di Tokopedia. Jadi, hadirnya Tokopedia dengan Market & Museum ini tentu sangat membantu sekali untuk UMKM lokal yang ada di Indonesia," kata Lidya.

Dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April, sebagai sosok pengusaha perempuan Lidya berpesan kepada seluruh pelaku UMKM lokal agar selalu cermat dan cepat melihat peluang.

"Semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk membangun usaha, hanya bagaimana caranya kita melihat peluang. Perlu diketahui, upaya kita bersama bisa membantu meningkatkan perekomonian indonesia, khususnya di tengah situasi pandemi seperti saat ini.” lanjutnya.

Tokopedia x Market & Museum akan hadir mulai tanggal 23 hingga 27 April 2021. Bazar ini akan menyediakan berbagai produk fashion, home and living, mom and baby, dan lain sebagainya dari berbagai brand lokal yang berkualitas. Terdapat pula promo cashback dan diskon menarik, jangan sampai ketinggalan ya Sahabat Fimela.

 

Penulis: Hilda Irach

Loading
Artikel Selanjutnya
Festival Joglosemar Tempat Berburu Produk Lokal Berkualitas, Jangan Sampai Ketinggalan
Artikel Selanjutnya
Kolaborasi Inspiratif untuk Memajukan UMKM Lokal bersama KISAKU