KAPANLAGI NETWORK
MORE

Sebastian Gunawan Menjawab Kebutuhan Generasi Instagram di Koleksi Couture Terbaru

Rabu, 11 Oktober 2017 14:10 Oleh: Stanley Dirgapradja

Sebastian Gunawan adalah designer yang rutin hasilkan koleksi. Apakah jadi anti klimaks untuk kreativitas yang terus digenjot? Image: Windy Sucipto.

 

A post shared by fimeladotcom (@fimeladotcom) on

 

Lewat Hashtag #Sebaroaring25 publik fashion Ibukota ikut merayakan fashion show couture 2018 “Whisper/Roar” Sebastian Gunawan yang berlangsung tadi malam di Ritz Calrton, Pacific Place, Jakarta. Peragaan koleksi yang juga jadi penanda 25 tahun kariernya di industri fashion. Tahun yang matang.

Dengan karier melampaui 2 dekade ini, Seba, begitu ia biasa dipanggil, seakan tak pernah kehabisan inspirasi. Bila diumpamakan manusia, karier 25 tahun ini cukup menandakan bahwa label Sebastian Gunawan, bukan hanya menguasai pasar, tapi juga konsisten memberikan inspirasi, dan terus menyesuaikan diri dengan perputaran trend. Bila dipikir lagi, kariernya bermula sejak sebelum era media sosial.

Kemahiran akan teknik, detail, yang membangkitkan impian, tentu tak usah diragukan lagi. Dan untuk lini utama Sebastian Gunawan, Seba bersama sang istri yang juga partner creative-nya, Cristina Panarese tak pernah bosan mengunjungi periode lampau, guna menemukan inspirasi. Tak heran bila akhirnya, perempuan-perempuan Sebastian Gunawan selalu berasal dari era lampau, namun diselimuti keanggunan modern.

Untuk “Whisper/Roar” yang juga melambangkan perjalanan karier sosok Seba yang sederhana, hingga akhirnya mengaum lantang di industri fashion, Seba dan Cristina menemukan inspirasi dari periode 40 hingga 60an. Semua dikemas dalam nuansa romantis, dengan tawaran beragam siluet, pilihan bahan, dan palet warna yang sama meriahnya. Dalam hal ini, palet warna juga seakan berbicara untuk rentang usia konsumen Sebastian Gunawan yang cukup luas. Ada taburan glitter, ada dominasi warna chrome keemasan, juga biru yang tak sedikit.

Yang paling mencuri perhatian tentu adalah detail, siluet yang nampak dihadirkan untuk menjawab kebutuhan era Instagram. Dimana pakaian tak lagi sekedari pakaian, tapi juga pernyataan indah yang harus mampu terekam penuh estetika. Lengan lurus, bervolume, panjang, pendek, bertumpuk, melengkapi siluet yang konstruktif. Tegas tapi anggun. Membuat tiap gaun semakin desirable.

Apresiasi tinggi akan detail diwujudkan lewat hasil akhir bak sebuah karya seni. Pemasangan manik, kristal, payet, sulaman, hingga pita membutuhkan kesabaran dan dedikasi yang tak sebentar pastinya. Beberapa gaun bahkan memaksimalkan bentuk lipit dan tekuk pita, sehingga berjalan layaknya karya seni 3 dimensi yang avant garde. Supaya tak penasaran, lihat sendiri semua gaun di koleksi ini (termasuk 2 gaun pengantin dengan detail mengilap yang akan sangat disukai di media sosial ).

Komentar Anda
Keep going