Sukses

Fashion

It’s Finally Here, Debut John Galliano untuk Margiela Spring 2015 Couture

Jakarta Setelah empat tahun, skandal rasisme yang melemparnya dari Dior, bahkan brand dengan namanya sendiri, lalu kolaborasi dengan mendiang Oscar de la Renta, John Galliano akhirnya benar-benar menemukan rumah baru untuk kreativitasnya yang dirindukan banyak pihak. Terutama oleh Anna Wintour. Pendukung terbesarnya.

Dilaksanakan pada hari terakhir London Collections: Men (fashion week untuk menswear), dan pada bangunan kantor baru persis di belakang Buckingham Palace, cukup menjadi simbolisme untuk debut John Galliano bersama Margiela di awal pekan lalu. Debut yang menyimpan ekspektasi begitu tinggi. Mengingat karakter yang begitu bertentangan antara Galliano dan Margiela sendiri.

Karya pertama untuk Margiela ini menjadi semacam pemanasan untuk Galliano yang sudah tidak berkarya cukup lama. Dari koleksi Artisanal (sebutan Couture dari pihak Margiela) ini terlihat, begitu banyak yang diredam oleh Galiano sendiri. Ia harus bisa menunjukkan karakternya, namun juga merengkuh karakter minimalis, dekonstruktif, dan terkadang bentuk-bentuk abstrak yang jadi DNA Margiela.

Ada satu hal yang jadi benang merah Galliano dan Margiela. Puitis. Dan koleksi ini tidak kekurangan elemen itu. Headpiece, topeng, cadar, sampai detail yang ditempel di permukaan baju (seperti dikumpulkan dari segala penjuru mata angin, lalu menemukan tujuan yang baru bersama potongan-potongan lainnya) adalah fantasi Galliano yang terkenal. Pemilihan London sebagai tempat pelaksanaan show ini, kemudian rasanya menjadi sangat sesuai.

Mood yang ditawarkan cukup gelap, di mana elemen glamor seakan tak merdeka. Begitu kontras dengan lokasi yang minimalis khas Margiela, namun hawa industrial cukup senyawa dengan koleksi yang didominasi putih, hitam, juga merah itu.

*All runway images are courtesy of style.com

What's On Fimela
Loading
Artikel Selanjutnya
Tetap Tampil Elegan dan Modis dengan Budget Minimalis, Intip Tips Fashion Berikut Ini!
Artikel Selanjutnya
Koleksi Imlek Sebastian Gunawan Menyatukan Masa Lampau dan Modern Dalam Sebuah Pakaian