Sukses

Food

5 Makanan Penyebab Kelenjar Getah Bening yang Harus Dihindari

Fimela.com, Jakarta Pembengkakan kelenjar getah bening adalah kondisi saat kelenjar getah bening membesar, dan mengalami peradangan karena banyaknya sel imun yang dihasilkan, dan bereaksi melawan zat berbahaya di dalam tubuh.

Kelenjar getah bening ini muncul di ketiak, dagu, belakang telinga, leher, pangkal paha, dan bagian belakang kepala. Pembengkakan kelenjar getah bening bisa dialami segala usia, dari anak-anak hingga dewasa.

Penyebab pembengkakan kelenjar getah bening yang paling umum, yaitu karena infeksi jamur, bakteri atau virus di dalam tubuh, seperti penyakit flu, campak, cacar air, HIV, herpes dan lain sebagainya. Kelenjar getah bening juga bisa disebabkan karena makanan. Berikut makanan penyebab kelenjar getah bening, yang harus dihindari:

Makanan Penyebab Kelenjar Getah Bening

1. Makanan Tinggi Gula

Makanan penyebab kelenjar getah bening yang pertama, yaitu makanan yang memiliki kandungan tinggi gula, baik gula asli maupun gula tambahan. Terlalu banyak mengonsumsi gula di dalam tubuh, dapat memicu munculnya reaksi peradangan dan tubuh mudah terinfeksi virus atau bakteri. Untuk itu, hindari makanan tinggi gula agar tidak terjadi pembengkakan pada kelenjar getah bening.

2. Gorengan

Gorengan adalah makanan yang tinggi lemak jenuh, sehingga harus dihindari karena bisa menyebabkan kelenjar getah bening. Minyak jenuh juga berisiko meningkatakn inflamasi atau peradangan pada tubuh. Sebaiknya gantilah dengan minyak sayur saat menggoreng, agar lebih menyehatkan saat dikonsumsi.

3. Makanan yang Kurang Bersih

Sebaiknya saat mengonsumsi makanan, cek terlebih dahulu kualitas dan kebersihannya. Karena makanan yang kurang bersih bisa menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening. Makanan yang kurang bersih biasanya terdapat jamur, bakteri, kuman dan virus yang berbahaya, dan bisa menyebabkan kompilasi penyakit pada tubuh.

 

Makanan Penyebab Kelenjar Getah Bening yang Selanjutnya

4. Makanan yang Kurang Matang

Makanan yang kurang matang juga bisa menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening. Jika makanan kurang matang, maka virus, bakteri, jamur dan kuman yang terdapat makanan tersebut, bisa masuk ke dalam tubuh dan memicu infeksi. Bakteri atau virus yang terkandung dalam makanan adalah salmonella, Staphylococcus aureus, E.coli, virus Hepatitis A, dan lain sebagainya.

5. Makanan yang Terlalu Pedas

Makanan penyebab kelenjar getah bening yang terakhir, yaitu makanan yang terlalu pedas. Makanan terlalu pedas ini bisa mengiritasi tenggorokan, dan kurang baik untuk sistem pencernaan. Hal ini bisa membuat sistem kekebalan tubuh menjadi sangat lemah, dan bisa memicu infeksi pada kelenjar getah bening.

Gejala Kelenjar Getah Bening

Kelenjar getah bening dapat mengalami pembengkakan di area leher, tengkuk atau belakang leher, payudara, ketiak, dan lipat paha. Sebenarnya tidak semua orang merasakan sakit saat kelenjar getah bening membengkak.

Namun secara umum, saat kelenjar getah bening membengkak akan mengalami gejala seperti demam, berat badan menurun, sakit tenggorokan, pilek, dan berkeringat atau menggigil di malam hari.

Sebaiknya segera hubungi dokter jika mengalami gejala pembengkakan tersebut. Apalagi jika kelenjar getah bening terus membesar dan membengkak lebih dari 2 minggu, disertai dengan susah menelan dan susah bernapas.

What's On Fimela
Loading
Artikel Selanjutnya
5 Rekomendasi Buku Self Improvement Yang Wajib Kamu Baca
Artikel Selanjutnya
30 Kutipan Terbaik Novel And Then There Were None Karya Agathe Christie