KAPANLAGI NETWORK
MORE

Cara Terbaik Atasi Masalah dengan Vendor Pernikahan

Kamis, 27 Oktober 2016 15:00 Oleh: Monica Dian

Dalam sebuah persiapan acara pernikahan, sangatlah wajar menemui masalah dengan vendor pernikahan yang kita pilih. Bagaimana mengatasi masalah ini dengan baik? Berikut tipsnya.

Demi kemudahan dalam urusan persiapan pernikahan, pasangan pengantin biasanya mempercayakannya pada vendor pernikahan. Sayangnya, dalam prosesnya justru kita mengalami ketidakcocokan dengan vendor tersebut. Agar tak menjadi beban dan membuat stress, coba ikuti beberapa tips atasi masalah seputar vendor ini sehingga persiapan pernikahan berjalan mulus.

Tip #1 Cara Komplain yang Tepat

Ada banyak alasan kita tak puas dengan kinerja vendor yang kita pilih sebelumnya, misalnya hasil kerja mereka tidak sesuai dengan apa yang sudah disepakati bersama atau telat menyerahkan hasil kerja. Kita punya hak untuk menyampaikan keluhan, namun sebaiknya lakukan dengan cara tepat. Daripada menyebarkan cerita dan komentar negatif pada orang sekitar atau media sosial, alangkah baiknya bicarakan masalah yang kita keluhkan secara pribadi dan sopan dengan vendor pernikahan tersebut. Karena bisnis vendor adalah mata pencaharian mereka, tidak baik jika kita menyebarkan reputasi buruk.

Tip #2 Cara Putuskan atau Batalkan Kontrak

Sama seperti perjanjian bisnis pada umumnya, kontrak dengan vendor pernikahan pun dilakukan secara tertulis. Sebelum menandatanganinya, sebaiknya bacalah kontrak tersebut dengan seksama. Pastikan isi kontrak saling menguntungkan kedua belah pihak. Penetapan denda juga perlu diberikan jika salah satu pihak melanggar kontrak.

Jika ingin memutuskan kontrak dengan vendor, ada cara untuk menghindari penalty. Coba diskusikan secara baik-baik soal masalah kita dengan si vendor. Jika tidak menemui jalan keluar dan harus tetap membatalkan kontrak, kita bisa bernegosiasi untuk mencari pengganti. Dengan cara seperti ini, kita masih bisa mendapatkan down payment (DP) kembali. Bila sudah terlanjur membayar DP kepada makeup artist atau penata rambut, siasati dengan mengganti tanggal dan gunakan untuk keperluan menghadiri pesta di kemudian hari.

Tip #3 Pengembalian Dana

Bila sudah tak ingin melanjutkan jasa vendor tersebut, gunakanlah hak untuk meminta refund atau pengembalian dana. Sebelum memintanya, pastikan dulu bahwa refund merupakan perjanjian yang tertulis dalam kontrak. Perlu dicatat, ada kemungkinan kita tidak akan mendapatkan kembali uang kita secara utuh. Namun selama masih ada uang yang kembali, itu sudah cukup.

Tip #4 Cari Vendor Baru

Kelancaran sebuah acara pernikahan tentu terletak di balik persiapannya. Maka sangat penting memilih vendor yang profesional. Jika sudah tidak menggunakan jasa vendor sebelumnya, saatnya mencari vendor baru. Berikut beberapa ‘sinyal' yang dapat membantu memutuskan kapan sebaiknya kita mengganti vendor:

  • Pekerjaan mereka tidak sesuai dengan apa yang sudah disepakati bersama.
  • Vendor selalu memberikan berbagai alasan ketika kita menanyakan mengenai pekerjaan yang belum selesai.
  • Mematok harga yang sangat tinggi dan sangat berbeda dari harga vendor-vendor setipe lain.
  • Si vendor mulai melakukan tindakan mencurigakan dan tidak profesional, seperti tidak membalas e-mail dan mengangkat telepon.
  • Kita menemukan banyak komentar negatif perihal cara kerja vendor tersebut dari mantan klien mereka.
Komentar Anda
Keep going