Sukses

Lifestyle

Galeri: Beginilah Aktivitas Vulkanik Gunung Agung yang Diramalkan Meletus Dahsyat

Jakarta Sejak awal September, masyarakat tanah air dirisaukan oleh kembali aktivnya salah satu gunung berapi yang berada di pulau Bali, Gunung Agung. Tak ada aktivitas membahayakan (meski sempat terjadi semburan abu vulkanik yang menutup penerbangan dari dan ke arah Bali), semua mengira bahwa Gunung Agung akan baik-baik saja. Namun hal sebaliknya terjadi, Sabtu, 25 November 2017 lalu, Gunung Agung mengeluarkan letusan lava yang mengagetkan warga Bali dan sekitar. Gemuruh bahkan terdengar sampai radius 12 KM dari letak Gunung Agung berada. Letusan lava yang melontarkan abu vulkanik setinggi 3.400 meter dan tersebar bahkan sampai ke wilayah lombok ini, ternyata terhitung letusan kecil bila dibandingkan dengan letusan dahsyatnya di tahun 1963, menurut Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). 

 

A post shared by Emilio Kuzma-Floyd (@eyes_of_a_nomad) on

 

 

Considering I could see this volcano from my hotel room yesterday, I am now pretty glad to be 70km away in Denpasar. Gunung Agung erupted properly last night and luckily the exclusion zone around the volcano kept people safe. Flights are still landing and life is going on as usual despite the media machine that is scaring people! Bali is still super safe and beautiful, but tourism is suffering because of the media coverage of the volcano. Keep coming to Bali guys! People rely on the revenue from your visits and many many displaced people (25k to be exact) are relying on aid, much of which has come from support from tourists! Update: the airport has suspended all flights and flights are being re-routed to airports in Java, the exclusion zone has been extended to 12km but life is going on as usual! I am so sad to hear that the volcano has so far cost the Indonesian tourist industry £83million since September 🇮🇩❤️#mtagung #gunungagung #bali #indonesia #baliissafe #ilovebali p.s. This picture is from Bali tourism board!

A post shared by Josie Phillips (@josiephillips) on

 

Gunung setinggi 3.142 meter di atas permukaan laut ini, kini sudah berada dalam status Awas, yakni  kondisi paling memungkinkan terjadinya erupsi atau letusan besar. Peristiwa alam ini bukan hanya menjadi perhatian warga Bali dan sekitarnya, seluruh mata dunia kini tengah menyorot gunung berapi aktif yang berada di Kabupaten Karangasem, Bali tersebut. Terlebih sebagai tujuan wisata terkenal, arus transportasi sangat menentukan kelancaran perekonomian. Meski berada di Timur, dan abu vulkanik Gunung Agung diprediksi tak melewati jalur penerbangan, namun ternyata sudah banyak penerbangan yang dibatalkan akibat kondisi ini. Belum lagi dikarenakan berbagai pihak ikut meramalkan letusan besar yang akan terjadi lagi. 

 

A post shared by dbw | east B A L I (@goedebawa) on

Berbagai foto tentang aktivitas letusan lava dan gumpalan asap tebal di atas puncak kawah Gunung Agung yang diambil dari kamera amatir maupun profesional kini tengah beredar di Internet. Para turis, masyarakat sampai selebriti tanah air maupun mancanegara ikut mengunggah foto serupa, dengan berbagai caption peduli dan berharap agar semua baik-baik saja. Sekilas bila menelusuri hashtag #prayforbali di Internet, wajar rasanya bila kita sedikit kaget atau bahkan takut saat melihat berbagai foto dan video aktivitas Gunung Agung. Memang lebih baik bila kita tetap tenang dan berdoa, agar keadaan Gunung Agung dan seluruh masyarakat setempat baik-baik saja. Stay safe Bali. 

 

A post shared by NikO (@niklagot) on

 

 

 

 

Another eruption imminent. I don't think I'm flying home tomorrow. The airport is shut. #awkwardturtle #mtagung #ofcourseitwaitedforme

A post shared by 🌌 K A T I E M A R E E 🌌 (@katiemaree_madamink) on

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading