Sukses

Lifestyle

16 Hal yang Perlu Diketahui Perempuan Sebelum Datang ke Ginekolog

Bintang.com, Jakarta Sebagai perempuan, sudah seharusnya memperhatikan kesehatan alat reproduksi dan segala yang berhubungan dengan hal tersebut. Salah satu caranya adalah dengan rutin mendatangi ginekolog untuk melakukan pemeriksaan. Nih Bintang.com bakal paparkan beberapa hal yang perlu kamu tahu sebelum mendatangi ginekolog. Cekidot!

Mereka tidak menilai kebiasaan dalam merawat bagian sensitifmu

Hal yang Perlu Diketahui Perempuan Sebelum Datang ke Ginekolog

Jangan khawatir akan apa yang doktermu pikirkan tentang bentuk rambut di bawah sana. Mereka benar-benar tidak memperhatikannya. Banyak yang minta maaf kalau datang belum bercukur atau belum mandi. Padahal sebenarnya tidak perlu.

Jika ada pertanyaan sangat aneh atau memalukan yang bikin kamu malas bertanya, tanyakan saja!

Kemungkinannya, mereka tahu persis benjolan/ruam/bau/cairan yang kamu tanyakan. Selain itu, mereka sudah pernah melihat dan mendengar segalanya, jadi kamu gak perlu ragu untuk menanyakannya meski kamu gak terlalu khawatir. Jangan secara otomatis berasumsi sesuatu itu baik atau buruk.

Mereka benar-benar ingin mendengar tentang kehidupan seks-mu

Memang mereka tidak perlu tahu segalanya. Tapi sangat membantu jika mereka tahu kamu melakukan seks, apakah partner-mu memiliki penis atau vagina, ketidayakinanmu terhadap status penyakit menular seksual yang diidap partner-mu, atau jika kamu memiliki banyak partner dalam berhubungan seksual, dan sebagainya. Informasi ini dapat membantu mereka memberi tes dan pengobatan yang kamu butuhkan. Jika kamu tidak nyaman berbicara pada doktermu tentang hal tersebut, mungkin kamu perlu mencari dokter lain.

Selain itu, kalau kamu memiliki pertanyaan tentang libido, orgasme, pelumasan, atau hal seksual lainnya, bicarakan saja. Jika kamu gak membicarakan hal tersebut pada doktermu yang seorang ginekolog, dokter mana lagi yang bisa kamu tanyakan?

Mereka juga ingin tahu apakah hubungan seks-mu terasa tidak nyaman atau menyakitkan

Rasa sakit atau tidak nyaman dalam hubungan seks bisa jadi bukan apa-apa. Tapi itu bisa jadi sesuatu — khususnya jika terjadi lebih dari sekali. Ginekolog biasanya bisa bantu beritahumu dan menyembuhkan apapun yang terjadi itu. Tapi hanya jika kamu memberi tahu mereka tentang itu.

Beritahu mereka jika menstruasimu terasa bagai neraka

 

A photo posted by Lisa White (@lusciouslisa92) on

Doktermu tahu satu atau dua hal tentang menstruasi yang terasa mengerikan dan mereka biasanya bisa membantu — apakah memberimu metode kontrasepsi tertentu atau melakukan beberapa tes untuk melihat jika ada sesuatu yang lebih dari PMS. Mereka juga bisa menyarankan beberapa trik yang membantu seperti bagaimana membuat menstruasimu gak terlalu menyebalkan.

Mereka mungkin akan mulai pembicaraan dengan topik kesuburan, tapi itu tidak berarti mereka memiliki opini tentang pilihan hidupmu

Ini bisa jadi pembicaraan yang rumit bagi pasien dan ahli medis karena gak ada seorang pun yang ingin menjadi lancang, tidak peka, atau tidak tahu situasi dan kondisi. Tapi dari sudut pandang ginekolog-mu, mereka hanya ingin memastikan pasien mereka mendapatkan semua informasi yang dibutuhkan.

Mereka ingin kamu berhenti menggunakan semua produk pembersih organ intim

Vagina dapat membersihkan dirinya sendiri. Jadi kamu benar-benar gak perlu memberikan apapun di sana.

Jika ada riwayat penyakit tertentu di keluargamu, ginekolog ingin mengetahuinya

Makin banyak orang yang membicarakan tes genetik untuk jenis kanker tertentu pada dokter mereka, dan hal tersebut tentu saja sesuati yang bisa dibicarakan pada ginekologmu. Beritahu mereka jika ada satu orang atau lebih kerabat yang didiagnosis penyakit atau jenis kanker tertentu — khususnya kanker payudara dan kanker rahim. Ginekolog juga perlu diberitahu jika kamu atau keluargamu memiliki riwayat pembekuan darah supaya mereka bisa menentukan metode kontrasepsi apa yang tepat untukmu.

Ginekolog bisa membantumu menemukan kontrasepsi yang kamu sukai — untuk itu tanya mereka!

Ginekologmu tahu kalau gak semua orang cocok dengan kontrasepsi yang sama. Maka semakin banyak informasi yang kamu berikan tentang dirimu atau hidupmu, semakin oke bantuan mereka dalam memilihkan kontrasepsi yang cocok untukmu. Mereka ingin tahu riwayat kesehatanmu, sejarah keluarga, bagaimana menstruasimu, dan apa yang sebenarnya kamu cari dari sebuah kontrasepsi.

Jika kamu meminta ginekolog untuk melakukan tes untuk semua infeksi menular seksual, mereka mungkin akan melakukan beberapa tes saja untukmu

Hal yang Perlu Diketahui Perempuan Sebelum Datang ke Ginekolog

Ketika kamu bilang “berikan tes apapun untukku”, yang biasanya akan kamu dapatkan adalah untuk chlamydia dan gonorrhea, dan sipilis. Itu karena penyakit tersebut adalah tes yang secara rutin direkomendasikan pada sebagian besar perempuan.

Ketika kamu telah dites, ikuti perkembangannya dengan menanyakan hasilnya pada ginekologmu

Tentu saja beberapa dokter akan mengatakan padamu kalau mereka akan menghubungimu jika hasil tesmu abnormal. Tapi tetaplah ide bagus untuk mengeceknya. Kesalahan bisa terjadi, jadi gak percuma jika kamu ingin menghubungi doktermu untuk bertanya hasilnya kalau khawatir.

Ginekolog benar-benar ingin bertemu denganmu setahun sekali — bahkan jika kamu gak membutuhkan Pap smear

Jika seandainya kamu penasaran, pedoman yang direkomendasikan bagi perempuan usia 21-29 adalah melakukan tes Pap tiga tahun sekali, perempuan usia 30-65 melakukan tes Pap dan HPV bersamaan setiap 5 tahun sekali atau hanya tes Pap saja setiap tiga tahun sekali. Jika kamu mendapatkan hasil tes yang abnormal atau berada pada resiko lebih tinggi bagi kanker rahim, kamu mungkin perlu periksa lebih sering lagi.

Jangan takut akan hasil Pap smear yang abnormal. Itu bisa saja bukan apa-apa

 

A photo posted by Shannan Crozier (@ohsewresinating) on

Mendapat telepon yang menginformasikan kalau ada sel abnormal ditemukan di rahim-mu dari Pap smear bisa memberimu kepanikan yang heboh. Tapi cobalah untuk tidak melompat ke skenario terburuk. Ini mungkin berarti kamu perlu mengulang tesnya atau perlu melakukan colposcopy (tes dimana doktermu melihat ke dalam rahim menggunakan mikroskop) atau hanya membuang sel abnormal tersebut. Tetaplah tenang hingga pertemuan selanjutnya dan hubungi doktermu jika memiliki pertanyaan apapun tentang perkembangan yang mengikutinya.

Jika kamu ingin menghindari bagian tertentu dari sebuah pemeriksaan, bicarakan pada mereka tentang hal tersebut

 

A photo posted by Bustle (@bustle) on

Aspek tertentu dari pemeriksaan ginekologi bisa menyakitkan atau membangkitkan trauma bagi sebagian orang, dan doktermu harus mengerti itu. Jika kamu tahu sebelumnya kalau kamu mau melewatkan sebuah bagian dari pemeriksaan, katakan pada doktermu di awal kedatangan. Jika pada titik tertentu selama pemeriksaan kamu merasa gak nyaman, jangan takut untuk mengatakannya.

Ginekolog kamu haruslah seseorang yang kamu sukai dan percaya. Jadi jangan menetap dengan orang yang hanya OK atau lumayan

 

A photo posted by BadgeBlooms on Etsy (@badgeblooms) on

Perjanjian ginekologis bisa menjadi intim dan kadang bersifat 'menyerbu'. Sehingga merasa aman dan nyaman dengan seorang ginekolog adalah hal yang krusial. Jika kamu merasa dihakimi, gak nyaman, atau tidak didengarkan oleh doktermu, mungkin sudah saatnya mencari ginekolog baru.

Datang ke pemeriksaan tahunanmu adalah hal yang sangat bagus! Tapi gak cukup untuk bersantai pada kesehatan seksual dan reproduksimu

 

A photo posted by BuzzFeed Style (@buzzfeedstyle) on

Gak peduli berapa banyak pemeriksaan yang dilakukan padamu, ginekolog gak bisa terus-terusan bersamamu 24 jam. Jadi tetap kamulah yang tahu apa yang aman dan gak aman untuk dirimu sendiri.

 

Nah, itu dia hal-hal yang perlu diketahui para perempuan sebelum datang ke ginekolog.

 

Baca juga: Para Perempuan Ini Membuktikan Kalau Tutu Gak Cuma Milik Balerina

Loading
Artikel Selanjutnya
Beragam Ide Perayaan Akhir Tahun yang Menyenangkan di Jakarta