Sukses

Lifestyle

Menurut Studi, Begini 7 Cara Menjadi Teman yang Baik

Fimela.com, Jakarta Standar pertemanan seseorang berbeda-beda. Ada yang hanya sebatas kenal dianggap teman, namun ada juga yang harus memiliki kebersamaan dan kedekatan fisik dan psikis yang baik terlebih dahulu baru bisa dianggap teman. Apapun ukuranya, ketika kamu memutuskan untuk berteman dengan orang lain, kamu harus bisa memberikan yang terbaik untuk mereka dalam hal apapun.

Misal, dalam usaha tolong menolong ketika mereka mengalami kesusahan atau 'jatuh' pada kondisi tertentu. Menurut ilmuan, berada di sisi teman yang sedang down bisa memulihkan kondisi mereka jadi lebih baik, sekalipun kamu nggak melakukan apa-apa untuknya. Sebab, mendukung dan berada di masa di masa-masa sulit teman bisa menjadi ciri teman terbaik. Berikut 10 cara menjadi teman yang baik menurut studi yang dilansir dari Huffingtonpost.com.

1. Beri pelukan. Tak hanya bagi temanmu, pelukan juga baik untuk dirimu sendiri. Pelukan bisa melepaskan oksitosin dalam otak, yang kemudian menimbulkan perasaan hangat saat berada di dekat seseorang yang kita sayangi. Hormon tersebut telah terbukti meningkatkan mood dan mengurangi stres, sehingga bisa jadi cara terbaik untuk menghibur seseorang.

 

Foto kiriman Patricia Chang (@patriciachangny) pada

2. Jalan bersama. Penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang berjalan di luar ruangan bisa membantu dengan gejala depresi. Tak hanya itu, kamu dan temanmu juga bisa meningkatkan suasana hati. Win-win solution? Pasti.

 

Foto kiriman Irwin • Abontie • Bonbon (@abontie) pada

3. Sebarkan energi positif. Sikapmu mungkin bisa menular di lingkupan pertama teman-teman. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Prosiding jurnal Royal Society B, mengatakan bahwa teman-teman dapat "menularkan" suasana hati yang sehat antara lingkaran sosial mereka. Sedangkan, depresi tidak "menular" di antara teman-teman.

 

Foto kiriman Tantri Tan (@tantridikari) pada

4. Bergabung dalam tim olahraga. Berkeley's Greater Good Science Center dari University of California melaporka bahwa olahraga bisa meningkatkan ikatan sosial dan kesehatan mental. So, game on!

 

Foto kiriman Julio ✌🏻️😎☀🌴 (@fitflexjuli) pada

5. Berbagi status Facebook yang menggembirakan. Kata-kata yang kamu sampaiakan memiliki banyak kekuasaan, terutama di media sosial. Jika kamu mengetahui temanmu sedang berada di titik rendah hidupnya, cobalah untuk menuliskan kalimat penyemangat untuknya di Facebook, atau media sosial lainnya. Penelitian menunjukkan suasana hati kamu di Facebook dapat mempengaruhi suasana hati teman-teman yang melihat statusmu.

6. Memberikan pujian. Penelitian juga menunjukkan bahwa menerima pujian mirip dengan menerima hadiah uang tunai. 

 

Foto kiriman Mustafa Adnan Al Hashmi (@m.adnan.a) pada

7. Keep contactMenjalin komunikasi melalui telepon, FaceTime, atau kencan di kedai kopi dengan sahabatmu adalah penting adanya. Kamu nggak hanya akan merasa lebih baik ketika kamu ada di sekitar mereka. Penelitian menunjukkan menjaga komunikasi rutin dengan teman-teman dapat meningkatkan kadar kebahagiaan.

 

#friendship ☺️ 🔽 TAG THEM 🔽

Foto kiriman Friendship (@friendship_is_) pada

Selain 7 cara di atas, kamu bisa berbagi makanan ringan dan hang out bersama juga bisa menjadi ukuran kalau kamu adalah teman yang baik.

Baca juga: Persahabatan Sejati, Nggak Malu untuk Ceritakan 14 Hal Ini

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading