Sukses

Lifestyle

Demi Kepopuleran, Gadis Ini Hampir Kehilangan Nyawanya

Bintang.com, Jakarta Tak ada yang membedakan Elle Lietzow dari teman-teman sebayanya di sekolah. Rambutnya tergerai pirang dan dia dikelilingi banyak teman. Situasi menyenangkan ini ternyata tak semata-mata Elle dapatkan ketika mulai bersekolah. Elle, gadis asal Australia ini ternyata pernah dikucilkan dan ditindas oleh teman-temannya. 

Dilansir dari Daily Mail, Elle sering sekali dikerjai dan dipanggil dengan nama ganti yang buruk. Ketika dia berjalan di antara teman-teman di sekolahnya, sebagian dari mereka memanggilnya "paus gemuk." Tubuh Elle memang sedikit gemuk dan sekal. Tapi tidak berlebihan. Berat badannya hanya lebih setengah hingga 2 kg dari berat badan normal. 

Bermula dari ingin kurus dan memiliki banyak teman, Elle kemudian bergabung dengan klub renang dengan jadwal latihan yang ketat; enam jam dalam sehari. Kepada Daily Mail Elle mangatakan saat itu hatinya sangat gembira. Teman-temannya bertambah seiring dengan menyusutnya berat badan Elle. 

Tapi, berenang enam jam satu hari membuatnya kerepotan dan tak ada banyak waktu untuk belajar dan bermain dengan teman-temannya. Dilansir dari Daily Mail, Elle kemudian meninggalkan dunia renangnya, meskipun pernah berprestasi di Olimpiade renang saat dia masih berumur 15 tahun. Sebagai pengganti renang, Elle akhirnya memilih untuk berolahraga dua jam setiap hari sebelum pergi ke sekolah. 

Meskipun berat badannya sudah mencapai angka ideal, Daily Mail menulis, Elle tetap ingin lebih kurus lagi. Dia pun mulai mengatur menu makannya setiap hari. Hanya ikan dan sayuran yang dia makan. Jumlah porsinya pun sangat sedikit. Semakin lama, bahkan semakin sedikit. Tak mendapatkan asupan gizi yang cukup, Elle untuk pertama kalinya masuk rumah sakit karena diet yang berlebihan. 

Demi Kepopuleran, Gadis Ini Hampir Kehilangan Nyawanya | via: dailymail.co.uk

Hanya dalam dua bulan, dia kehilangan sekitar 12 kg. Keluarga dan teman-temannya telah berusaha untuk mendorong Elle makan makanan yang bergizi dengan porsi yang seimbang. Tapi Elle selalu menolak. "Aku tidak ingin menambah berat badan. Tapi mereka tak pernah bisa mengerti. Mereka bahkan menjadi frustrasi dan marah melihat keadaanku," katanya kepada Daily Mail. 

Setelah keluar dari rumah sakit, Elle tetap meneruskan dietnya yang berbahaya. Hingga akhirnya dia memutuskan untuk tidak makan sama sekali. Bahkan, Daily Mail menulis, setets air mineral pun tak akan dia biarkan menyentuh bibirnya. Hanya dalam beberapa bulan, berat adan Elle turun 40 kg. Elle mulai tak kuasa beranjak dari tempat tidurnya. Kegiatan sekolah pun akhirnya terpaksa diberhentikan oleh dokter. Hingga akhirnya dia memaksakan diri untuk beranjak dari tempat tidur dan pergi ke kamar mandi. Menadahkan air yang mengucur, Elle meneguk air. Tapi tiba-tiba tubuhnya mengejang hebat dan Elle pun dilarikan ke rumah sakit. 

"Tubuhku saat itu memberikan tanda, apa yang aku lakukan saat itu hanya akan membunuhku. Dan aku tahu saat itu aku sekarat," katanya kepada Daily Mail. Gadis penderita anoreksia ini kini mendapat dukungan dari saudara dan ibunya. Dengan mengonsumsi makanan sehat dan buah-buahan, secara perlahan kondisinya membaik. "Sekarang aku tak lagi mengisolasi diriku sendiri," katanya seperti yang ditulis Daily Mail. 

 Demi Kepopuleran, Gadis Ini Hampir Kehilangan Nyawanya | via: dailymail.co.uk

Demi Kepopuleran, Gadis Ini Hampir Kehilangan Nyawanya | via: dailymail.co.uk

Demi Kepopuleran, Gadis Ini Hampir Kehilangan Nyawanya | via: dailymail.co.uk

Demi Kepopuleran, Gadis Ini Hampir Kehilangan Nyawanya | via: dailymail.co.uk

Demi Kepopuleran, Gadis Ini Hampir Kehilangan Nyawanya | via: dailymail.co.uk

Demi Kepopuleran, Gadis Ini Hampir Kehilangan Nyawanya | via: dailymail.co.uk

Loading