Sukses

Lifestyle

'Malaikat Maut' yang Hilangkan Nyawa 1.500 Ekstremis ISIS

Fimela.com, Jakarta Adalah Abu Azrael, salah satu pejuang yang menentang kekuasaan Islamic State of Iran and Syiria (ISIS). AFP menuliskan, nama asli laki-laki asal Irak ini adalah Ayyub Faleh al Rubale. Kabarnya, laki-laki yang berusia sekitar 40 tahun ini adalah dosen di salah satu universitas yang meninggalkan rumah demi melawan ISIS.

Dilansir dari Daily Mail, Azrael bergabung dengan Imam Ali, pasukan Irak yang disponsori oleh pemerintah Iran pada Juni tahun lalu. Potret yang memperlihatkan Azrael bersama kapak dan senapan besar berhasil menyedot perhatian netizen. Kepala botak dan janggut lebat pun disebut-sebut sebagai "atribut" yang menunjang Azrael tampak lebih garang.

Abu Azrael. | via: Daily Mail

Tak hanya malaikat maut, laki-laki ini pun kerap dijuluki sebagai "Rambo dari Irak". Daily Mail melaporkan, Azrael bergabung di medan pertempuran setelah seorang perwakilan dari Grand Ayatollah Ali al-Sistani memanggil tentara ketika salat Jumat di pertengahan Juni 2014.

Setelahnya, Azrael terus turut-serta dalam upaya menyerang para ekstremis ISIS di Irak. Zee News bahkan menuliskan bahwa Azrael sudah menghabisi nyawa sekitar 1.500 ekstremis ISIS sejak kali pertama bergabung dengan pasukan Imam Ali. Kepada AFP Azrael mengucapkan bahwa ia tak akan bersikap lembut, apalagi berbelas kasih kepada para ekstremis ISIS.

Abu Azrael. | via: Daily Mail

;
Loading