Sukses

Lifestyle

Angkat Telepon dari Ayahnya, Gadis Cilik Ini Meninggal, Kenapa?

Bintang.com, Jakarta Kabar mengejutkan datang dari Rusia. Seorang gadis cilik tewas saat tengah mengangkat telepon dari ayahnya. Diwartakan oleh Mirror.co.uk, ia tewas setelah petir menyambar dirinya. Adalah Arina, gadis 11 tahun yang masih duduk di bangku sekolah yang awalnya sedang membantu kakeknya menggiring domba ke kandang sebelum hujan datang.

 Namun, entah bagaimana, Arina malah jalan keluar ladang dan tersesat. Menurut kakek dan nenek yang tinggal bersama Arina, gadis cilik yang tinggal di distrik Chernogorsk wilayah Astrakhan Oblast, Rusia tak pernah kembali lagi setelah pamit untuk menggiring domba. Kemudian, di tengah badai, kakeknya pergi keluar rumah untuk mencari cucunya. Hatinya hancur menemukan tubuh Arina tak bernyawa tergeletak di tanah.

Arina, gadis 11 tahun yang tewas terambar petir. (Via: mirror.co.uk)

Ia pun menelepon ambulans untuk membawanya ke rumah sakit terdekat tapi dokter tidak bisa menyelamatkan nyawa gadis kecil itu. Menurut Mirror.co.uk, Arina dan adiknya Milana telah tinggal dengan kakek dan nenek mereka karena orang tua mereka bekerja di kota. Polisi sendiri sedang menyelidiki kasus ini. Menurut Milana, kakaknya telah mencoba untuk menjawab telepon sebelum dia meninggal yang diketahui dari ayahnya.

Arina tewas tersambar petir setelah ia mengangkat telepon dari ayahnya. (Via: mirror.co.uk)

"Ketika badai mulai, ayah kami menelepon, dia menjawab dan kilat melanda tepat di telepon yang kemudian meleleh di tangannya," kata Milana dikutip dari Mirror.co.uk. Media lokal melaporkan bahwa Arina menderita 90 persen luka bakar dan bahwa dokter nggak akan memiliki kesempatan untuk menyelamatkan dirinya.

Loading