Sukses

Lifestyle

Sebelum Mulai Berbisnis, Ketahui 7 Elemen Toko Online

Bintang.com, Jakarta Buat anak muda yang masih sibuk kuliah, atau ingin mencari tambahan uang, bisnis online memang sangat menggiurkan.Melihat profit yang didapat para pebisnis online yang sudah sukses, kamu pasti tergiur. Pasalnya, bukan hanya soal tren. Tapi soal efisiensi penjualan. 

Keuntungan ini ternyata juga didapat para pelanggan. Tapi, apakah kamu yakin, bisnis yang kamu jalani itu benar-benar online? Atau jangan-jangan hanya toko semi offline? Nah, simak 7 elemen yang harus dimiliki tokomu agar menjadi bisnis online yang sebenarnya. 

1. Toko online milikmu harus benar-benar bekerja secara online. Artinya, pelanggan harus bisa pesan atau beli barang secara online. Bukan dengan chat, telepon, SMS, apalagi mendatangi tokonya. 

 

A photo posted by Eve Beauregard (@evebeauregard) on

2. Tokomu juga harus punya sistem perhitungan otomatis. Jangan biarkan pelanggan menghitung sendiri ongkos kirim dan jumlah semua yang harus mereka bayar secara manual. Bukan juga kamu yang menghitung ongkos kirim. 

 

A photo posted by Article & Goods (@articlegoods) on

3. Harus ada sistem pembayaran otomatis. Jangan repotkan pelanggan dengan mengharuskan mereka upload bukti transfer atau pembayaran. Cobalah buat segalanya menjadi canggih, sehingga bisa memudahkan dan memberikan kenyamanan buat pelanggan. 

4. Auto responder itu penting. Jadi, mereka bisa tahu, apa status barang yang mereka beli. Kamu juga tidak lagi ditanyai barang sudah dikirim atau belum, barang sudah di mana, dan lainnya. 

 

A photo posted by 🅹🅸🆈🅴 (@jiyekim1004) on

5. Bikin supaya mereka bisa belanja kapan pun dan di mana pun. Artinya, tokomu bukan 24/7. Mereka bisa melakukan transaksi tengah malam atau bahkan dini hari, tanpa harus membangunkanmu yang sedang tertidur lelap. 

 

A photo posted by Folio Images (@folioimages) on

6. Tersedia live chat. Sehingga mereka tak harus add Line atau mengontakmu lewat aplikasi chat lain. Ini akan mempermudah mereka untuk menanyakan produk dan hal-hal lain yang berkenaan dengan sistem pembelian. 

 

A photo posted by Rosie (@loverosiee1) on

7. Jangan sampai toko onlinemu membosankan. Tokomu harus dilengkapi dengan blog. Bukan, bukan blog catatan pribadimu. Blog ini juga sama sekali tak menjual produk. Tapi sebagai magnet agar banyak orang yang mengunjungi toko online milikmu. Misalnya, kamu menjual pakaian renang. Blogmu bisa berisi tentang teknik renang, kolam renang yang terdekat di ibu kota, bahkan bisa juga bercerita tentang sejarah baju renang. Apa pun lah yang bisa menarik minat pelangganmu. 

 

A photo posted by Rosie V. (@rosiefv) on

Loading