Sukses

Lifestyle

Data BPJS Kesehatan Dinilai Perlu Mengalami Perbaikan, Kenapa?

Fimela.com, Jakarta Adalah Okky Asokawati, Anggota Komisi IX DPR RI yang menginginkan pihak Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan memperbaiki data kepesertaan. Sebagaimana diwartakan Antara, upaya tersebut, kata Okky, dinilai perlu sebelum menerapkan beragam aturan yang sifatnya memaksa kepada publik.

"Sebelum membuat aturan yang sifatnya memaksa, lebih baik BPJS Kesehatan terlebih dahulu memperbaiki data kepesertaan," kata Okky Asokawati dalam rilis yang diterima Antara di Jakarta, Senin (19/9).

Pasien melakukan cuci darah di Paviliun B Rumah Sakit Siloam, Tangerang, Banten, Selasa (1/12). Paviliun B ini khusus melayani program kesehatan daerah, Multiguna serta BPJS dan memiliki kapasitas 600 tempat tidur. (Liputan6.com/Faisal R Syam)

Pasalnya, Okyy menuturkan, di lapangan masih ditemukan sejumlah kasus, misalnya pemilik Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang pemiliknya sudah meninggal. Kejadian tersebut dinilai Okky akan mengurangi efektifitas kinerja.

Soal peraturan baru BPJS Kesehatan, yakni sebulan telat bayar langsung non aktif, Okky menilaisecara substansi punya semangat baik untuk mendisiplinkan peserta, namun sebaiknya dilakukan uji publik lebih dulu.

"BPJS Kesehatan sebaiknya secara masif melakukan sosialisasi, serta mempertimbangkan faktor sosiologis masyarakat kita. Karena faktanya, dalam pembayaran pajak atau pembayaran cicilan kredit masih belum lancar," ujarnya, seperti dilansir Antara.

Proses administrasi BPJS Kesehatan untuk kategori peserta mandiri membutuhkan banyak waktu karena banyak hal teknis yang harus dilengkapi

Terkait kinerja BPJS Kesehatan di masa mendatang, Okky menyarankan agar ada pertimbangan dalam kemudahan cara bayar. Sehingga, visi-misi bisa tercapai dengan baik ketimbang memberi sanksi yang bersifat mengancam dan membuat situasi jadi kontraproduktif.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading