Sukses

Lifestyle

Tahukah Kamu: Tidak Percaya Diri Pangkal 'Insecure'?

Bintang.com, Jakarta Pernah merasa cemas dan ragu akan kesetiaan pasanganmu? Hati-hati, lho. Itu bisa jadi gejala awal yang membawa hubunganmu ke arah negatif. Memang benar, kecemasan itu bisa dipicu oleh perilaku pasangan. Tapi ketika pasanganmu bersikap baik-baik saja dan kamu tetap merasa insecure, berarti masalahnya ada di dirimu.

Kecemasan berlebihan terhadap pasangan merupakan tanda kurangnya kepercayaan diri, dan karena masalahnya ada di dirimu, maka hanya kamu pula yang bisa mengakhirinya.

Berhenti memata-matai, kecuali kamu punya alasan yang sangat bagus untuk nggak mempercayainya.

Jangan terus-menerus memata-matai pasangan. (Foto: giphy.com)

Hindari drama. Jika ada sesuatu yang mengganggumu, bicarakan padanya. Lagipula, kalau kamu drama dan memendam perasaan sendiri, belum tentu dia akan mengerti.

Terlalu banyak drama biasanya hanya memperburuk suasana. (Foto: giphy.com)

Bangun kepercayaan dirimu. Selesaikan pendidikan, dapatkan pekerjaan yang baik, mantapkan karier, atau apapun yang membuatmu merasa percaya diri, dijamin kamu akan terhindar dari kecurigaan yang nggak beralasan dalam hubunganmu.

Menjadi pribadi yang percaya diri adalah salah satu kunci untuk menghindari perasaan isecure. (Foto: giphy.com)

Jadilah penyayang. Jika dia memperlakukanmu sama seperti kamu memperlakukannya, kamu akan merasa lebih secure.

Daripada terus curiga, lebih baik perlakukan dia dengan lembut. (Foto: giphy.com)

Jangan curhat dengan cewek yang insecure sama hubungannya, atau kecemasan yang dia punya akan hubungannya menular kepadamu.

Hati-hati, perasaan insecure bisa menular. (Foto: giphy.com)

Satu hal lagi yang penting untuk diingat adalah, jangan pernah membandingkan hubungan yang kamu punya dengan hubungan orang lain. Karena kamu menjalaninya dengan orang yang berbeda, cara kamu menjalaninya pun nggak mungkin sama. Be good to yourself!

;
Loading