Sukses

Lifestyle

Amankah Gunakan Pelumas Bagi Vagina Saat Bercinta?

Bintang.com, Jakarta Setiap vagina sebenarnya memiliki pelumas alami yang biasa disebut dengan cairan vagina. Cairan atau pelumas alami ini keluar ketika perempuan terangsang dan merasakan nikmat sentuhan pasangannya. Namun, kadang ekstra pelumas juga dibutuhkan untuk beberapa perempuan. Bukan hanya itu, sebagian perempuan membutuhkan ekstra pelumas buatan untuk menambah kenikmatan. 

Seperti yang ditulis Berkeley Wellness, penelitian yang dilakukan Indiana University pada 2014 lalu, menunjukkan 65 persen perempuan di Amerika Serikat membutuhkan lubricant atau pelumas buatan untuk mendapatkan tambahan kenyamana, kenikmatan, atau bahkan keduanya. Namun, yang namanya buatan pasti diracik dengan bahan-bahan lain. Lantas, amankah lubricant bagi vagina? 

Menjawab pertanyaan ini tentu saja tak semudah yang dibayangkan. Karena, ada beberapa jenis lubricant yang dijual bebas. Setiap jenis memiliki bahan dasar yang berbeda. Situs organisasi ourbodiesourselves.org menulis, setidaknya ada 6 jenis yang sering digunakan. Pertama, oil based lubricant yang mengandung lidocaine atau benzocaine. Jenis ini memang tak mudah kering, namun akan merusak kondom berbahan latex. 

Angka Kelahiran Rendah, Spanyol Tunjuk Edelmira Menteri Seks

Lubricant yang berbahan dasar air (water based) memang aman untuk kondom, namun cepat kering. Selain itu, lubricant jenis ini mengandung synthetic glycerin yang bisa mengakibatkan infeksi jamur, bagi vagina sensitif. Sementara lubricant jenis yang sama namun tanpa synthetic glycerin memang tidak cepat kering namun rasanya tak manis, malah agak pahit. 

Sudah lama menikah bukan berarti tak lagi bergairah.

Kalau mau, kamu bisa menggunakan lubricant dari minyak natural. Seperti minyak jagung, avokad, atau juga zaitun. Tapi, akan merusak kondom yang berbahan latex dan stain fabric. Sementara kalau kamu memilih lubricant berbahan dasar minyak buatan seperti Vaseline, body lotion, dan krim, akan membuat vagina iritasi. Selain itu juga akan merusak kondom. Jadi, tidak semua lubricant aman buat vaginamu. Kamu harus pintar-puntar memilih lubricant yang tak berisiko tinggi dan aman untuk tubuhmu serta pasangan. 

Loading