Sukses

Lifestyle

Kafein Bisa Memperlambat Proses Penuaan dan Pikun

Fimela.com, Jakarta Kamu suka minum kopi? Kalau diminum dalama porsi yang wajar dan tanpa banyak tambahan, kopi punya banyak manfaat bagi kesehatan dan tubuh kita. Zat kafein yang terdapat dalam kopi ternyata bisa membantu mengenyahkan munculnya demensia,.

Seperti dilansir dari antaranews, hal itu berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan oleh Indiana University. Mereka menemukan kalau kafein termasuk salah satu dari 24 senyawa yang bisa mendorong enzim dalam otak dan mencegah kerja otak terganggu. Enzim yang disebut NMNAT2 melindungi otak dari tekanan, melawan protein membangun "plak", sebagai efek penuaan.

Kafein Mencegah Kanker Kulit

Ketidakseimbangan protein juga berhubungan dengan munculnya penyakit Parkinson. Para peneliti mengklaim kalau temuan ini penting karena kafein bisa digunakan dalam pengobatan demensia yang saat ini belum ada obatnya- di masa depan. Saat ini ada sekitar 46 juta orang yang menderita penyakit Alzheimer di dunia, dan sebanyak 22 juta orang di antaranya berada di Asia.

Sedangkan di negara maju seperti Amerika Serikat saat ini terdapat lebih dari 4 juta orang usia lanjut penderita penyakit alzheimer. Angka ini diperkirakan akan meningkat hampir 4 kali pada 2050 mendatang. Hal tersebut berkaitan dengan lebih tingginya harapan hidup pada masyarakat di negara maju, sehingga populasi penduduk lanjut usia juga bertambah.

Meskipun mengkonsumsi kafein (kopi, teh, cokelat, soda, dll) telah menjadi kebiasaan, dengan membatasi minuman tersebut, badan anda akan terasa lebih segar dan tidak menimbulkan bau. (Istimewa)

Demensia alzheimer adalah gangguan penurunan fisik otak yang mempengaruhi emosi, daya ingat dan pengambilan keputusan dan biasa disebut pikun. Seperti disebutkan dalam laman resmi Kementerian Kesehatan, kepikunan seringkali dianggap biasa dialami lansia sehingga alzheimer kerap tidak terdeteksi. Padahal gejalanya bisa dialami sejak usia muda (early on-set demensia).

Deteksi dini bisa membantu penderita dan keluarganya untuk dapat menghadapi pengaruh psiko-sosial dari penyakit ini dengan lebih baik. Selain itu, jangan lupa tetap minum kopi dalam jumlah yang wajar dan proporsional.

Loading
Artikel Selanjutnya
5 Tips Sehat Mengonsumsi Kopi di Bulan Ramadan, Bantu Cegah Dehidrasi
Artikel Selanjutnya
4 Tips Minum Kopi yang Aman untuk Kesehatan Selama Bulan Ramadan