Sukses

Lifestyle

Biar Makin Kekinian, Yuk Jadikan MRT sebagai Gaya Hidup

Fimela.com, Jakarta Kemacetan Jakarta semakin hari nampaknya terus menggila. Coba deh hitung waktu tempuh yang kamu butuhkan untuk sampai ke kampus atau ke kantor, lalu bandingkan dengan waktu tempuhmu saat tiga atau enam bulan lalu. Bertambah kah? 

Selain jumlah kendaraan pribadi yang terus meningkat, berbagai proyek pembangunan jalan memang menjadi salah satu faktor yang menambah kemacetan Jakarta. Pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) salah satunya, berkenaan dengan hal tersebut Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono mengatakan untuk memaklumi kemacetan tersebut. 

Ilustrasi kemacetan Jakarta. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

"Harap dimaklumi saja karena masa konstruksi. Karena nantinya akan mendorong pemerintah menggunakan kereta," kata Sumarsono dilansir dari laman Liputan6.com. 

Ya, pembangunan MRT memang bertujuan untuk mengurangi kemacetan Jakarta. Sumarsono pun berharap kalau nantinya masyarakat akan meninggalkan kendaraan pribadi dan beralih menggunakan kendaraan umum. "Saya saja kalau ada jalur lebih baik, enggak usah pakai mobil, naik kendaraan yang lebih memungkinkan saja," ucapnya.

Ilustrasi Kemacetan. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Dikesempatan berbeda, Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi menginginkan jika MRT nantinya akan menjadi gaya hidup masyarakat Jakarta. "MRT ini harus dikenal banyak orang, karana kita ingin MRT jadi lifestyle warga Jakarta," kata Budi Karya di Kota Kasablanka, Jakarta, Rabu (3/5/2017).

Memang, tanpa disadari untuk menarik banyak orang menggemari sesuatu perlu diciptakan sebuah tren. Apapun jika dijadikan tren gaya hidup, kemungkinan besar akan laku, mengingat gaya masyarakat urban Jakarta yang nggak bisa ketinggalan segala sesuatu yang hits!

Seorang pekerja melintas di dalam terowongan mass rapid transit (MRT) yang masih dalam tahap penyelesaian di Jakarta (6/4). PT. MRT Jakarta mencatat progres pengerjaan telah mencapai 68,98 - 70 persen. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Kalau menggunakan kendaraan umum telah menjadi tren gaya hidup, yakin deh kalau kemacetan di Jakarta bisa teratasi. Kalau ini berhasil, untungnya buat kita semua, di mana bisa menggunakan waktu lebih efisien, dan nggak perlu berlama-lama di jalan.

Tren ini pun nggak bisa jalan kalau kamu nggak ikutan menggunakan kendaraan umum. Ya, ini artinya kamu juga menjadi bagian penting untuk mengurangi kemacetan ibu kota.

Para pekerja membersihkan jalur rel di terowongan Mass Rapid Transit (MRT) di Dukuh Atas, Jakarta, Jumat (30/9). Jumlah stasiun yang dilalui di rute tersebut sebanyak 13 stasiun. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Semoga nantinya tren menggunakan kendaraan umum, MRT salah satunya ini bisa membantu mengurangi kemacetan Jakarta. Seiring dengan keinginan tersebut, semoga pemerintah dan para penyedia layanan kendaraan umum juga bisa memberikan kenyamanan dan fasilitas terbaik untuk masyarakat.

;
Loading