Sukses

Lifestyle

Curhat Wanita yang Meninggalkan Suaminya Setelah 23 Tahun Menikah

Bintang.com, Jakarta Kamu sering mendengar soal suami yang selingkuh dan tega meninggalkan istri dan anak-anaknya demi wanita lain. Ya, wanita selalu yang menjadi korban. Tapi ternyata ada cerita menarik yang kini tengah menjadi perhatian masyarakat dunia, khususya masyarakat Inggris. Seorang wanita dari East Boldon di South Tyneside memutuskan meninggalkan suaminya.

Heidi Hepworth, 44 tahun memutuskan untuk meninggalkan pria yang telah 23 tahun menjadi suami dan juga ayah dari sembilan anaknya. Heidi memutuskan untuk pergi bersama pria asal Gambia yang belum lama ini dikenalnya, tepatnya Heidi baru mengenal kekasihnya Mamadou Jallow di dunia maya.

Berkat keputusannya tersebut Heidi kini di-bully masyarakat di dunia maya. di Facebook banyak netizen yang menganggap kalau Heidi adalah seorang ibu yang buruk. Bahkan ada sebuah poster yang secara khusus ditujukan untuknya supaya ia segera sadar bahwa ada anak-anak dan suami yang selama ini selalu bersamanya.

Poster tersebut bertuliskan,”Anda benar-benar gila, meninggalkan keluarga Anda demi sebuah fantasi. Seperti itulah rasanya. Tidak ada yang nyata. Tapi anak-anakmu benar-benar nyata. Sangat sedih. ” Sementara yang lainnya berkomentar,”Apa pun yang Anda alami telah membuat Anda gila.”

Meninggalkan Suami Bukan karena Perselingkuhan

Meskipun dihujat, tapi Heidi Hepworth sepertinya tetap merasa tak ada yang salah dengan keputusannya. “Saya bertemu dengan seorang pria muda, tapi ini bukanlah perselingkuhan. Pernikahan saya bermasalah. Kami terpisah. Bisakah seorang wanita memiliki hubungan yang baru?” kata Heidi.

Suami Heidi, Andy yang merupakan seorang veteran Angkatan Laut tersebut menjelaskan bahwa pernikahannya berakhir karena ia melihat adanya perubahan di Heidi setelah pada bulan Maret lalu istrinya bertemu dengan ‘pria Asia dan Afrika’ di media sosialnya.

“Dia memakai makeup dan gaun yang belum pernah dia lakukan sebelumnya. Itu bukan dia,” jelas Andy kepada The Sun. “Dia selalu pacaran dan selalu menelponnya. Ibu yang peduli terhadap anak-anaknya tidak akan pergi mengelilingi Afrika dengan pacar barunya,” jelas Andy.

Heidi mengatakan bahwa dia melihat masa depannya dan anak-anaknya bersama Mamadou, meski hampir 3.000 mil jauhnya dari mereka. Andy dan Heidi sendiri bertemu pada 1990-an. Andy mengatakan bahwa ini adalah pengkhianatan yang terlalu besar yang mereka hadapi.

;
Loading