Sukses

Lifestyle

Pakai Pemutih Kulit, Wanita Ini Malah Kena Penyakit Ginjal Kronis

Bintang.com, Jakarta Kulit putih tanpa bercak kerap kali dijadikan sebagai patokan cantiknya seseorang. Untuk memiliki kulit putih dan bersih tak sedikit wanita rela melakukan perawatan tubuh dengan harga fantastis, namun ada juga yang memilih cara instan dan bisa membahayakan kesehatan.

Seorang wanita berusia 30 tahun asal Jiangsu, Cina salah satunya. Demi memiliki kulit putih dan bersih dengan cepat, ia memutuskan untuk menjalankan perawatan pemutihan kulit murah dari sebuah salon.

Hasilnya memang cepat terlihat, namun dibalik cara instan yang ia pilih, wanita yang diketahui memiliki nama belakang Wang itu justru harus mengorbankan kesehatannya setelah dua bulan menjalani perawatan pemutihan kulit tersebut. Ya, ia harus menerima kenyataan jika kini ia mengidap penyakit ginjal kronis.

Tak hanya itu, sebelum didiagnosa mengidap penyakit ginjal kronis, ia telah mengalami alergi. Parahnya ia juga kehilangan memori dan harus menderita karena ada pembengkakan di lengan dan kakinya.

Setelah mengalami berbagai penderitaan di atas ia pun pergi ke rumah sakit setempat dan menjalani pemeriksaan. Hasil pemeriksaan mengungkap jika ia memiliki tingkat merkuri sepuluh kali lebih tinggi dari angka normal dalam urinnya.

2 dari 2 halaman

Keracunan Merkuri

Hasil pemeriksaan itu pun membuktikan kecurigaan dokter, bahwa berbagai gejala yang dialami wanita tersebut terjadi karena merkuri beracun dan menyebabkan kerusakan ginjal yang parah.

Melansir laman NextShark, paparan merkuri yang digunakan sebagian besar produk pemutih bisa menghalangi produksi melanin. Setelah ditelisik, bahan pemutih yang digunakan oleh wanita tersebut ternyata dilarang untuk digunakan oleh Food and Drug Administration (FDA) pada tahun 1990.

Melihat kisah di atas, jangan lagi coba-coba atau tergiur dengan produk pemutih murah ya, karena biasanya kosmetik seperti itu mengandung kadar merkuri yang sangat tinggi dan berbahaya jika digunakan.

Kontak terlalu lama dengan produk tersebut juga akan menyebabkan kerusakan saraf fan ginjal. Hati-hati ya!

Loading
Artikel Selanjutnya
Sudah Sah Jadi Suami Istri, Penyakit Ini yang Bakal Menghantui Keharmonisan Rumah Tangga
Artikel Selanjutnya
Mewabah Lagi, Apakah Sepenting Itu untuk Kembali Suntik Vaksin Difteri ?