Sukses

Lifestyle

Seperti Stephen Hawking, 2 WNI Ini Juga Menderita ALS

Bintang.com, Jakarta Kemarin, seluruh dunia berduka atas meninggalnya Fisikawan asal Inggris, Stephen William Hawking. Stephen tutup usia di usia 76 tahun, pada Rabu dini hari. Meskipun begitu, perjuangannya dalam dunia sains tak akan pernah terlupakan. 

Selama lebih dari 50 tahun Stephen menderita amyotrophic lateral sclerosis (ALS). CNN mewartakan, penyakit ini merupakan gangguan neurodegeneratif yang membuat otot-otot menjadi lemah. Sayangnya, penyakit ASL sangat fatal dan tak bisa disembuhkan. 

Dilansir dari Live Science, Stephen menderita penyakit langka ini sejak dia berusia 21 tahun. Dokter pada saat itu menduga, Stephen cuma punya 2 tahun lagi untuk hidup. Namun entah ada keajaiban apa, Stephen justru berhasil bertahan hingga usianya mencapai 76 tahun. 

 

Namun, ternyata bukan cuma Stephen yang menderita penyakit langka ini. Ada juga beberapa orang Indonesia yang menderita ALS sepertinya. Seperti apa perjuangan mereka untuk hidup dan melawan penyakit langka ini? 

1. Premana W. Premadi

Premana sehari-hari berprofesi sebagai dosen astronomi di Institut Teknologi Bandung (ITB). Dilansir dari salah satu media online, Premana kemudian kesulitan berbicara pada tahun 2009. Penyakit misterius ini kemudian membuatnya mengalami kelumpuhan pita suara. 

Perempuan yang biasa disapa Nana ini kemudian difonis terkena ALS di tahun 2010. Usai satu tahun setelah diagnosa, Nana mengalami kemunduran kesehatan. Dia kemudian kesulitan berjalan. Tak menyerah, Nana berusaha untuk mencari banyak informasi dan komunitas soal penyakit yang juga diderita Stephen Hawking ini. Namun, di Indonesia informasinya masih seidkit, bahkan belum ada komunitasnya. Nana pun bercita-cita ingin membentuk sebuah komuniyas di mana para pasien ALS di Tanah Air bisa saling berbagai dan membantu. 

Suwarti Tjong

Suwarti Tjong. Satulagi penderita ALS yang berasal dari Indonesia. Dilansir dari salah satu media nasional, Suwarti terpaksa harus terbaring di atas ranjang ICU, Ruah Sakit Abdi Waluyo, Jakarta. Awalnya, Suwarti mengalami kesulitan bicara. 

Anak Suwarti lantas mencarikan dokter saraf terbaik di Jakarta. Usai menemukannya, Suwarti menjalani tes EMG. Hasilnya, dia mengalami ALS, penyakit yang sama seperti diderita Stephen. 

Loading