Sukses

Lifestyle

Rupanya Elon Musk Juga Idap Gangguan Bipolar

Fimela.com, Jakarta Bipolar kini tengah menjadi topik pembicaraan hangat warganet. Bicara soal bipolar, Elon Musk, bos perusahaan SpaceX dan Testla mengakui jika dirinya mengidap gangguan jiwa tersebut.

Pengakuan mengejutkan tersebut, disampaikan Musk dari sebuah kicauan pertanyaan salah seorang warganet. Ia bertanya, apakah Musk memiliki suasana kehidupan yang naik turun? Pasalnya, banyak orang mengira Musk memiliki kehidupan yang menyenangkan--asumsi datang dari unggahannya di Instagram, kebanyakan foto menampilkan kehidupan Musk yang flamboyan dan penuh dengan kemewahan.

"Kenyataannya adalah saya punya waktu-waktu di mana saya merasa benar-benar senang luar biasa. Namun, juga ada momen di mana saya merasa buruk, stres tanpa henti. Saya pikir orang-orang tak mau mendengar dua hal terakhir yang saya sebutkan," kicau Musk via akun Twitter resminya, @elonmusk, Kamis (3/8/2017).

Sontak, warganet lain pun penasaran dengan pernyataan Musk yang seolah mengungkap dirinya mengalami gangguan bipolar.

"Apakah kamu (mengidap) bipolar?" tanya warganet. Bos perusahaan SpaceX dan Tesla ini pun menjawabnya dengan singkat dan santai, "Ya."

Musk pun menambahkan kicauannya. Ia memang merasa mengidap bipolar, akan tetapi tidak tahu secara medis mengidap gangguan bipolar atau tidak.

"Mungkin (bipolar) tapi tidak secara medis. Saya tak tahu, kebanyakan momen-momen buruk pasti berhubungan dengan perasaan yang buruk," begitu bunyi kicauan lanjutan Musk.

Untuk informasi, bipolar atau bipolar disorder adalah gangguan mental yang menyerang kondisi psikis seseorang. Jadi, suasana hati alias mood penderita bipolar bisa berubah secara ekstrem dalam waktu yang tak bisa ditentukan.

Bipolar berasal dari kata "dua kutub", di mana dua kutub ini berlawanan, dan muncul secara bergantian dalam waktu yang berubah-ubah. Kutub tersebut yaitu kutub "kebahagiaan" (mania) di mana fase penderita akan merasa senang secara berlebihan, juga kutub "kesedihan" (depresi) di mana penderita merasakan kesedihan yang begitu mendalam. Kedua kutub ini saling bergantian dalam waktu yang berubah-ubah.

 

Penulis: Jeko I. R.

Sumber: Liputan6.com

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading