Sukses

Lifestyle

Editor Says: Awalnya Banyak Haters, Kini Drama Korea My Ahjussi Menuai Pujian

Fimela.com, Jakarta Tidak hanya penduduk Asia, banyak pencinta drama Korea secara mendunia yang menikmati serial penuh dengan aktor dan aktris populer ini. Tapi, saya bukan termasuk yang menyukai drama romcom mainstream yang disukai netizen. 

Seringkali, drama Jepang lebih menarik perhatian. Salah satu ketertarikan saya bukanlah dari segi pemeran yang akan membintangi drama tersebut, tapi lebih kepada plot yang akan dibawakan. Yang paling saya suka ketika membawa real-life content. 

Tapi, tidak jarang juga saya tertarik dengan drama yang dibintangi oleh aktris atau aktor yang saya suka. Seperti baru-baru ini, ada ongoing drama Korea yang saya nanti-nanti sejak awal karena dibintangi oleh Lee Ji-Eun atau IU. 

Sudah kurang lebih 2 tahun IU, tidak tampil di drama Korea setelah saya dibuat gagal move on dengan drama terakhir IU, Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo (2016). Jadi, ketika ia comeback di drama My Ahjussi (2018) saya antusias menontonnya. 

Dan memang ternyata IU tidak pernah salah memilih drama Korea yang ingin dibintanginya. Walaupun sebelum dirilis, drama ini dikritik habis-habisan tapi siapa yang menyangka kalau drama My Ahjussi kini menduduki rating tertinggi untuk serial drama Korea TV cabel. 

Awalnya Memang Monoton, Lama Kelamaan Drama Korea My Ahjussi Buat Ketagihan

Two thumbs up untuk para director dan writer yang membuat drama Korea My Ahjussi ini. Setelah sering menonton drama Korea tapi berhenti di tengah-tengah serial karena dirasa membosankan, tapi beda cerita dengan plot My Ahjussi ini. 

Awalnya, saya menonton karena ada IU sebagai pemeran utama. As an actress or singer, saya suka sekali melihat pribadi IU yang dewasa tapi tetap kelihatan imut-imut. 

Garis besarnya, My Ahjussi menceritakan kehidupan Lee Ji-An (IU) yang masih berusia 21 tahun tapi sudah merasakan dinamika kehidupan yang sungguh memilukan. Ia mesti berjuang setiap harinya dari pagi hingga malam untuk membiayai kehidupannya dan neneknya yang semakin tua. Belum lagi hutang ibunya yang tidak kunjung usai. 

Tapi, secercah cahaya datang dari sosok Park Dong Hoon (Lee Sun Gyun) yang sudah berusia 40-an dan memasuki kehidupan keras Lee Ji-An. Bukan berarti Dong Hoon adalah sosok oppa yang tampan dan kaya. Tokoh yang diperankan aktor veteran Lee Sun Gyun ini adalah potret pria pada umumnya yang tetap merasakan pilu kehidupan walaupun sudah menduduki posisi manager. Istrinya selingkuh ataupun jabatannya yang lebih rendah dari juniornya semasa kuliah. 

Di episode awal, saya seakan terbius dengan peran IU yang sungguh berbeda dari peran manis yang biasanya ia bintangi. Di sini, ia memberikan potret gadis introvert kesepian yang sungguh buat hati menangis. Walaupun saya akui, memang ceritanya slow-paced atau cukup lambat jadi sempat merasa bosan tapi hal itu tidak berlangsung lama.

Drama ini mampu membuat saya menonton episode tanpa english sub sedikit pun dan menerka-nerka scene My Ahjussi selanjutnya. Banyak sekali life quotes yang mesti saya garis bawahi karena so relatable and i can cry all day long. 

Sedang Suntuk dengan Kehidupan, Tonton My Ahjussi untuk Momen Healing yang Tak Terlupakan

The biggest thanks to the writer sajangnim karena kata-kata yang begitu meaningful di drama My Ahjussi ini. Bahkan setelah drama ini usai, saya akan mencari beberapa drama yang ditulis oleh writer yang sama. 

Quotesnya sungguh inspiring and i'm not even exaggerated about this. Banyak kata-kata yang relatable dengan kehidupan, dan hal itu tidak selalu mengarah ke arah romansa. Pokoknya, saya terhipnotis dengan banyak meaningful lines yang ada di drama ini. 

Tidak Dipenuhi dengan Aktor Tampan, Tapi Aura Ahjussi di Drama Ini Layaknya Oppa Idaman

Banyak haters yang tidak menyukai pemilihan karakter di drama My Ahjussi ini. Membayangkan IU yang masih berusia 26 tahun harus bersanding dengan Lee Sun Gyun yang sudah memasuki usia kepala 4 sangatlah memilukan. 

Hal ini juga sempat terbersit di kepala saya. Tapi, saya yakin kalau IU pasti memilih peran yang sangat menantang sehingga ia tetap bertahan dengan tokoh Lee Ji An yang loner ini. 

Tidak seperti kebanyakan oppa-oppa yang hadir di drama Korea, ahjussi (sebutan pria yang berada di usia paruh baya) di sini sangatlah relatable di kehidupan nyata. Tapi, ada satu ahjussi yang diperankan Lee Sun Gyun yang buat saya terpana. 

Sosok Park Dong Hoon sangatlah jarang ditemukan. Walaupun dalam posisi karir serta rumah tangga yang sedang kesulitan, ia masih mau membantu Lee Ji An yang notabene hanyalah anak magang. Yang paling mengharukan ketika Park Dong Hoon menggendong nenek Lee Ji An ke pusat perawatan manula. Fyi, rumah Lee Ji An itu curam jadi terbayang capeknya ahjussi ini. 

Bahkan Park Dong Hoon juga mau membayarkan hutang Lee Ji An karena mengetahui latar belakangnya yang menyedihkan. Ditinggal ibu kandungnya dengan banyak hutang dari renterir ataupun menjadi cucu tunggal yang harus membiayai neneknya yang sudah tak mampu bicara lagi. 

But, the sad thing is, tidak ada love line dari Park Dong Hoon ataupun Lee Ji An. Awalnya saya juga tidak mengingingkan hal ini karena usia kedua pemeran utama yang terpaut cukup jauh. Tapi, siapa yang menyangka kalau chemistry keduanya bahkan mengalahkan oppa-oppa  dan noona di drama Korea. I'm just swooning all over again. 

Masih ada 4 episode lagi sebelum akhirnya drama My Ahjussi tamat. Tentunya, saya semakin antusias dengan jalannya cerita semua pemeran yang ada di drama My Ahjussi ini. 

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading