Sukses

Lifestyle

The Colours of Indonesia: Desainer Interior Eko Priharseno Siapkan Toko Kado Bergaya Toraja

Jakarta Indonesia memang tak pernah ada habisnya untuk dieksplor. Termasuk dalam hal motif kain-kain tradisional yang kali ini akan dikulik oleh ID 12 untuk pameran interior kedua The Colours of Indonesia. Sekumpulan 12 desainer interior ini diberi tantangan mendesain bagian-bagian hotel yang mengangkat motif tradisional nusantara.

Eko Priharseno yang tergabung dalam ID 12 mendapat bagian merancang gift shop di dalam hotel. Ia terinspirasi dari motif karya Ne’ Limbongan, seorang ahli bangunan dari zaman dahulu yang menciptakan ukiran-ukiran tradisional Toraja. Agar berkesan modern, Eko sengaja memodifikasi motif tersebut.

Pattern-nya cukup ritmik, yang artinya berulang-ulang. Jadi saya transform menjadi lebih modern dengan cara menghilangkan sisi-sisi tertentu agar hasilnya terlihat simple. Kemudian saya aplikasikan ke seluruh ruangan, mulai dari dinding sampai lantai,” urai Eko.

Tidak seperti biasanya di mana ia lebih banyak memainkan warna bold, kali ini Eko cenderung memilih menggunakan warna nude dan menggunakan cahaya untuk membangunkan motif asal Toraja ini. “Seolah saya bermain dengan dimensi dan ini cukup memberikan tantangan bagi saya,” kata bapak dua anak ini.

Menggunakan eleman lain berupa besi yang disulap menjadi awan, Eko mengaku ingin menggambarkan ketidakbiasaan dari desainnya. “Di sini saya ingin menampilkan sesuatu yang dilihat dari luar sebagai kenormalan tapi sebenarnya banyak sesuatu yang tidak biasa di baliknya. Agar dapat memprovokasi orang bahwa desain yang simple dan sacred bisa dilihat menyenangkan dan friendly. Saya ingin desain ini menggelitik.”

Untuk membuktikan ketidakbiasaan desain gift shop Eko Priharseno yang menggelitik, mock up-nya dapat dilihat di The Colours of Indonesia yang digelar di Atrium mall Senayan City tanggal 16-24 September 2016. Eko sendiri berharap melalui pameran interior ini, banyak orang jadi lebih sadar akan motif nusantara yang dapat diaplikasikan pada estetika tata ruang.