Sukses

Lifestyle

PMR Cube: Kolaborasi Seni Kontemporer dan Fashion

Salah satu tuan rumah dari acara seni dan fashion kontemporer ini adalah Lorenzo Rudolf. Dalam 10 tahun terakhir ini, Rudolf menjadi Direktur Pameran seni rupa Art Basel yang diselenggarakan di Switzerland. Para kurator, Jim Supangkat yang merupakan pendiri Indonesia New Art Movement tahun 1975 dan telah dianugerahi the Prince Claus Award dalam penghargaan budaya tahun 1997, serta kurator fashion, yaitu Fimelista Dian Muljadi dan Sebastian Gunawan, turut berpartisipasi dalam acara ini.

Lebih dari 50 seniman memamerkan karyanya untuk pameran ini, misalnya saja Agan Harahap, Altje Ully, Ichwan Noor, dan Sanchia Hamidjaja. Tak hanya itu, para fashion designer, seperti Sebastian Gunawan, Barli Asmara, Adesagi Kierana, dan Jeffry Tan  pun ikut menyumbangkan persepsi mereka terhadap seni budaya kontemporer.

PMR Cube eventRudolf yang sangat antusias dan mendukung penuh para seniman Indonesia dan seni secara internasional mengatakan, “Masa depan seni ada di Asia. Asia memiliki pandangan yang lebih terbuka karena itu mereka memiliki lebih banyak kesempatan untuk berkembang,” dengan nada antusias.

Pameran yang berkonsep penggabungan seni kontemporer dan fashion ini, akan tetap mempunyai interaksi yang menarik antara seniman dan fashion designer. “Fashion tetap akan berdiri sebagai fashion. Tetapi, yang menarik di sini adalah perpaduan seni dan fashion yang memegang nilai-nilai tersendiri”, Dian Muljadi menegaskan.

Bagaimanakah pandangan yang akan ditampilkan oleh para seniman dan fashion designer dalam pameran ini?  Jadilah saksi dari perkembangan seni baru.

Loading
Artikel Selanjutnya
FENDI Perkenalkan Tas Baguette 1997 lewat Serial Video The Baguette Walk
Artikel Selanjutnya
Onitsuka Tiger Resmikan Flagship Store Terbesar di Dunia