Sukses

Lifestyle

Penyintas Seluruh Indonesia Berkumpul, Bersatu Melawan Kanker Payudara

Jakarta Oktober merupakan Bulan Peduli Kanker Payudara Internasional, di mana masyarakat diajak untuk peduli terhadap kanker payudara yang saat ini menjadi salah satu pembunuh terbesar bagi perempuan Indonesia. Membuka bulan Oktober ini, Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) menggelar acara Temu Penyintas Kanker Payudara.

Acara yang digelar di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, 1 Oktober 2016 ini dibuka oleh sambutan Linda Agum Gumelar selaku Ketua YKPI. Beliau mengajak para perempuan untuk melakukan deteksi dini agar kanker payudara dapat segera dapat diatasi. Istri Agum Gumelar ini juga menyampaikan visi “Menuju Bebas Kanker Payudara Stadium Lanjut di tahun 2030”.

Di kesempatan yang sama, Dr. Walta Gautama Sp. B(K)Onk memberikan wawasan singkat soal kanker payudara. “Kanker payudara tidak serta merta muncul hanya karena kita hidup sehat dengan makan sayur-sayuran saja. Kita juga perlu mengimbanginya dengan olahraga rutin, setidaknya satu jam sebanyak tiga kali dalam seminggu,” terangnya.

Prinsipnya, kita sebagai perempuan harus aware dengan melakukan SADARI (Periksa Payudara Sendiri). Bagi yang sudah berusia 35-40 tahun, dapat melakukan mamografi yang bahkan dapat mendeteksi adanya benjolan di payudara 2 tahun sebelum benjolan tersebut terasa di permukaan. Semakin dini kita sadar, semakin cepat penanganannya, maka semakin sedikit biaya yang dikeluarkan untuk melawan penyakit ini.

Sebanyak 700 orang penyintas dari seluruh pelosok negeri datang ke acara ini. Perempuan-perempuan survivor dan warior ini mengenakan pakaian berwarna pink, warna simbolis kampanye Peduli Kanker Payudara. Sontak acara yang tadinya direncanakan dihadiri oleh 400 orang penyintas ini berubah menjadi lautan pink. Begitu besarnya antusiasme para penyintas untuk turut serta hadir dalam acara ini membuktikan bahwa kepedulian masyarakat semakin besar terhadap kanker payudara. Dan mereka datang dari seluruh Indonesia, dari Aceh sampai Papua Barat.

Melihat jumlah penyintas yang membludak, acara Temu Penyintas Kanker Payudara oleh YKPI ini pecahkan rekor MURI. Jaya Suprana selaku Ketua Umum MURI memberikan penghargaan kepada YKPI atas pecahnya rekor acara kanker payudara yang diikuti oleh 700 penyintas dari seluruh Indonesia.

Acara ini tak lain berfungsi untuk berbagi semangat kepada para penyintas, karena kita semua tahu proses pengobatan dan penyembuhan tidak mudah. Hanya dengan semangat, pola pikir positif, dan dukungan dari orang-orang terdekat, dan rangkaian tindakan medis maka kanker bisa dilawan. Tapi, tidak semua perempuan cukup beruntung. Karena sebelum sambutan dari Ibu Linda Agum, pembawa acara mengumumkan perihal berpulangnya salah satu pengurus YKPI.

Turut memberi semangat dan dukungan bagi semua yang hadir adalah penyanyi Rossa, beberapa wajah terkenal seperti Raline Shah, Rima Melati, dan Ririn Dwi Ariyanti. Hiburan yang pastinya menghangatkan hati dan menguatkan para survivors juga warriors, bahwa mereka mendapat dukungan yang mereka butuhkan untuk sembuh. Saling jaga, saling peduli.