Sukses

Lifestyle

Tebaran Cheongsam Modern di Aksi Penggalangan Dana yang Chic

Jakarta Seminggu setelah Imlek, di sebuah Sabtu yang tenang, akhir pekan di mana orang cenderung ingin diam saja di rumah, atau berkumpul dengan kerabat, sekumpulan anak muda dengan passion untuk memberikan kontribusi demi Jakarta yang lebih baik (juga sejahtera) berkumpul di restoran Ling Ling, The East, Mega Kuningan. A social soiree yang digagas oleh komunitas Generasi Muda Peduli – a fresh social movement, dengan nuansa makan siang yang chic. Yes in the middle of dumplings, noodles, and fortune cookies, and stylish young women in their modern take of cheongsam – the dresscode is Shanghai in the 20’s and 30’s, so chic dan pas dengan suasana Imlek yang masih terasa.

Dengan visi: mewujudkan generasi muda yang dapat berkarya dan bergotong-royong membangun bangsa menuju Indonesia maju, komunitas Generasi Muda Peduli dibentuk. Dari visi itulah, komunitas yang beranggotakan beberapa anak muda profesional Jakarta ini bergerak untuk menyediakan ruangan dengan fasilitas belajar yang memadai dan terstandarisasi agar nyaman dan dapat digunakan sebagai tempat belajar mengajar bagi anak-anak kurang mampu.

Tim Generasi Muda Peduli

Seperti yang disampaikan oleh ketua komunitas Generasi Muda Peduli, William Suwandi, ada kurang lebih 4,1 juta anak terlantar di Indonesia, dan dari jumlah itu mereka yang berusia 7 sampai 15 tahun ternyata tidak bersekolah. Another bitter fact, 7% dari anak-anak usia 5 hingga 17 tahun sudah bekerja. Berangkat dari kenyataan ini, Generasi Muda Peduli menargetkan untuk menciptakan 1000 ruang belajar di seluruh Indonesia bagi 100.000 anak hingga tahun 2020 nanti. Sebuah misi yang ditegaskan dengan hashtag #1000ruangbelajar oleh komunitas ini.

Komunitas ini bergerak dengan beberapa cara, antara lain ground activity – dimana mereka melakukan kunjungan langsung ke yayasan-yayasan, serta fundraising lewat social soiree seperti yang FIMELA hadiri (dan kami bertemu dengan desainer muda Michelle Maryam yang memberikan support-nya, and also because her sister, Cindy Ozzie Djajawisastra is in the committee – we also met Samuel Wongso, designer setelan WongHang yang terkenal di kalangan selebriti Jakarta).

Dengan lingkaran pergaulan yang luas, komunitas ini nampak ini secara rutin ingin mengadakan social soiree yang menerapkan tiket 499 ribu rupiah per pax, dan semuanya disalurkan untuk #1000ruangbelajar – dan program ini sudah mereka mulai sejak akhir tahun lalu.

 

Dari Social Soiree dengan dress code chic ini, Generasi Muda Peduli menyalurkan setiap 10 hingga 15 juta rupiah yang terkumpul untuk persiapan satu ruang belajar yang layak (yang akan disasarkan pada yayasan-yayasan) dan didesain dengan elemen-elemen playful. Tentu dengan tujuan agar anak-anak ini betah belajar di ruang tersebut.

Tidak hanya Jakarta, Generasi Muda Peduli juga berharap memperluas aktivitas mereka di luar Jakarta. Di akhir acara makan siang yang kasual itu, komunitas ini mengumumkan bahwa perhentian mereka berikutnya adalah Surabaya. We think it’s definitely proper to open our eyes and heart, di kegiatan komunitas ini berikutnya.

 

Artikel Selanjutnya
Wangi Seharian Saat Imlek, dengan 3 Langkah Mudah Ini
Artikel Selanjutnya
Rencana Tampil dengan Gaya Rambut Baru Saat Imlek? Perhatikan Harinya
: