Sukses

Lifestyle

Ingin Gabungkan Rumah dengan Kantor atau Tempat Usaha, Simak Beberapa Inspirasi Desain Ini

Jakarta Dari waktu ke waktu, minat masyarakat untuk memiliki ruko (rumah toko) dan rukan (rumah kantor) sangatlah tinggi. Di tahun 2011 saja, ruko di kawasan Alam Sutera habis terjual dalam waktu 2 jam. Sebanyak 1.200 unit ruko pun terjual di Gading Serpong pada periode 2016. Menanjaknya keinginan masyarakat akan ruko ini dipicu beberapa faktor.

Pertama, sebagai tempat berbisnis, terutama untuk entrepreneur muda yang baru memulai bisnis. Kedua, sebagian kalangan beranggapan membuka usaha di ruko jauh lebih menguntungkan daripada di mall. Selain dimiliki sendiri, masyarakat yang membeli ruko memiliki tujuan investasi. Alasannya, berinvestasi pada ruko dirasa lebih menguntungkan karena nilai sewanya lebih tinggi dibanding rumah.

Seiring berjalannya waktu, fungsi ruko tidak lagi sebagai kebutuhan niaga, tapi juga untuk menunjang gaya hidup penghuni di kawasan pemukiman tersebut. Mulai dari pusat rekreasi keluarga hingga tempat hangout untuk sekadar minum kopi. Tidak heran mengapa sejumlah pengembang membuat ruko dengan konsep tertentu.  Bila biasanya bangunan ruko dan rukan memiliki desain kotak yang membosankan, maka sekarang ini ruko dibangun dengan melihat sisi estetika arsitekturnya. Misalnya, dengan memainkan warna.

Konsep desain ruko dan rukan yang semakin menarik pun diangkat AkzoNobel (perusahaan cat dan pelapis terkemuka global) pada Dulux Designer Awards (DDA) 2017. Acara kompetisi tahunan ini merupakan bentuk apresiasi kepada arsitek dan desainer interior Indonesia dengan karya inovatif yang memiliki dampak positif terhadap kelestarian lingkungan. Di tahun kedua ini, tema yang diangkat adalah Small Office Home Office (SOHO) yang didedikasikan untuk ruang dual-fungsi, yakni perumahan dan kantor. Bekerja sama dengan Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) Jakarta, DDA 2017 menarik lebih dari 100 pendaftar se-Indonesia.

Kompetisi terbagi atas dua kategori, yaitu profesional dan pelajar. Para peserta diminta untuk mengajukan desain ruang dwi-fungsi seluas 36-46 meter persegi yang nyaman, indah, dan dinamis. Kriteria desain antara lain tata ruang dengan sirkulasi udara, pencahayaan, dan dimensi yang baik; pertimbangan aspek Green Building; memiliki pendekatan unik dalam segi desain; konsep desain dasar dengan pola geometris dan non-geometris; dan penggunaan palet warna Dulux ColourFuturesTM 2017, dengan menggabungkan skema warna pada konsep desain.

Untuk penilaian pemenang DDA 2017, AkzoNobel bekerja sama dengan para pimpinan industri terpercaya dan para influencers, seperti Ketua Umum HDII Jakarta Chairul Amal Septono, psikolog Tika Bisono, desainer interior Diana Nazir, dan desainer/ahli branding Mario Tetelepta.

Berikut daftar pemenang untuk setiap kategori:

Kategori Profesional

Distinctive colour – Soho

Distinctive implementation – Kini House

Distinctive solution – Modular

Best design – 2 Become 1

Most inspiring – Terra House

 

Kategori Pelajar

Distinctive colour – Weaving House

Distinctive implementation – Studio Cipta

Distinctive solution – Arho Design

Best design – Oma ++ Hub

Most inspiring – Wander House

 

Mari lihat desain-desain ColourFutures 2018 untuk bidang sektoral oleh Jeremy Rowe, Managing Director of Akzonobel Decorative Paints South East & South Asia, Middle East yang dipaparkan pada acara DDA 2017. Siapa tahu bisa jadi inspirasi untuk mendekor atau menata ulang ruko dan rukan yang kita miliki. Bila ruko terlihat lebih menarik, maka akan lebih banyak mengundang pelanggan. Dan sudah tentu, akan terasa lebih nyaman untuk ditinggali.

Loading