Sukses

Lifestyle

True Story! Kisah Cinta Ratu Elizabeth II dan Pangeran Philip, Ternyata Masih Ada Ikatan Darah!

Fimela.com, Jakarta Kisah percintaan keluarga kerajaan Inggris selalu jadi cerita yang menarik untuk disimak. Bagi generasi kita, mungkin kita mengenalnya sejak era Putri Diana dan Pangeran Charles. Kemudian ada Pangeran William dan Kate Middleton, dan terakhir pernikahan Pangeran Harry dengan Meghan Markle. Nah, jauh sebelum itu, Ratu Elizabeth II juga menjalin kisah cinta yang manis dengan Pangeran Philip.

Jatuh Cinta Sejak Remaja

Percik-percik cinta antara keduanya dimulai ketika sama-sama menghadiri pernikahan kerabat mereka. Pertemuan kedua terjadi lagi pada tahun 1934 saat penobatan Raja George VI, lalu pada Juni 1938 Royal Naval College di Dartmouth. Ratu Elizabeth II ketika itu berusia 13 tahun, dan Pangeran Philip berusia 18 tahun.

Pengasuh Ratu Elizabeth II waktu itu mengatakan kalau sang putri tak bisa berpaling dari pangeran Philip, namun Pangeran Philip muda tak mengindahkannya.

Ratu Elizabeth ketika itu masih sangat muda sementara Philip adalah seorang remaja yang sedang sibuk 'berkembang', namun cinta Elizabeth pada Philip tak pernah berubah. Ia tak pernah jatuh cinta pada orang lain selain Philip.

Royal Wedding Ratu Elizabeth II dengan Pangeran Philip

Tahun demi tahun berlalu seiring dengan tumbuhnya si putri kecil jadi gadis remaja, Philip yang memang masih kerabat dengan keluarga kerajaan Inggris sering berkunjung dan hadir di berbagai kesempatan. Pada momen Natal 1943 di Kastil Windsor, keluarga dan teman-teman yang hadir akhirnya menyadari romansa yang ada di antara keduanya.

Singkat cerita, orang tua ratu Elizabeth II, Raja George dan Ratu Elizabeth pun akhirnya memberi restu untuk Pangeran Philip melamar putri Elizabeth yang ketika itu masih berusia 17 tahun. Namun, Raja dan Ratu meminta agar pertunangan resmi dilakukan menunggu ulang tahun Elizabeth ke-21. Pada November setelah ulang tahun Elizabeth ke-21, royal wedding pun digelar.

Menikahi seorang pewaris takhta berarti Philip harus rela menanggalkan semua gelar kerajaan Yunani dan Denmark yang pernah ia miliki. Ia juga mengganti nama belakangnya dengan nama belakang ibunya yang merupakan orang Inggris, menjadi Philip Mountbatten. Ia juga mendapat beberapa gelar tambahan setelah resmi jadi anggota kerajaan Inggris.

Kemesraan yang Tak Pernah Ditunjukkan di Hadapan Publik

Ratu Elizabeth dan Pangera Philip tak pernah menunjukkan kemesraan di hadapan publik, namun itu tak berarti mereka tidak saling mencintai. Cinta di antara mereka sudah terbukti kuat menjalani 70 tahun pernikahan. Kata-kata mesra selalu memenuhi surat-surat yang mereka kirimkan terhadap satu sama lain.

Sekali waktu, Pangeran Philip menyebut kekasihnya itu sebagai "All the good things which have happened to me," seperti yang dilansir Bintang.com dari royalcentral.co.uk.

Ia juga pernah menuliskan dalam surat yang dikirim untuk ibunya, "Cherish Lilibet (nama panggilan untuk Ratu Elizabeth)? I wonder if that word is enough to express what is in me." "(Elizabeth) was the only ‘thing’ in this world which is absolutely real to me and my ambition is to weld the two of us into a new combined existence that will not only be able to withstand the shocks directed at us but will also have a positive existence for the good.”

Lima tahun setelah pernikahan, Elizabeth dinobatkan sebagai Ratu Inggris. Tentu saja itu bukan hal yang mudah bagi pernikahan mereka, terutama bagi Philip yang harus rela berada satu langkah di belakang istrinya.

Ratu Elizabeth dan Pangeran Philip Masih Sepupu Jauh

Ratu Elizabeth dan Pangeran Philip memiliki 'buyut' yang sama, yakni Ratu Victoria dan Pangeran Albert. Ratu Victoria lah yang membuat mereka punya "ikatan darah". Ratu Elizabeth adalah keturunan Ratu Victoria dari sisi ayah sementara Philip keturunan Ratu Victoria dari sisi Ibu.

Kendati pernikahan 'sedarah' sudah tak dilakukan sekarang, namun ini merupakan hal biasa di kalangan keluarga kerajaan selama berabad-abad zaman dulu. Ini dilakukan untuk menjaga kemurnian darah bangsawan bagi keturunan mereka. Jadi, cinta Ratu Elizabeth dan Pangeran Philip zaman dahulu tak perlu mengalami drama restu karena berbeda status.

Loading