Sukses

Lifestyle

Benarkah Kopi Tingkatkan Kadar Estrogen dalam Tubuh?

Fimela.com, Jakarta Pecinta kopi? Penelitian yang diterbitkan The American Journal of Clinical Nutrition menyebutkan kafein pada kopi dapat memengaruhi kadar hormon estrogen pada perempuan Asia sehat di usia subur. Kopi mengandung phytoestrogen, senyawa yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Di dalam tubuh, phytoestrogen bekerja meniru estrogen, walau kadarnya sangat sedikit dan bersifat lemah. Seperti yang kita tahu, estrogen menjadi faktor penyebaran kanker payudara.

Namun, pengaruh kopi pada estrogen dapat dibedakan sesuai jenisnya. Menurut Jingmei Li, penulis studi Breast Cancer Research, kopi seduh memiliki proteksi lebih terhadap risiko kanker payudara dibanding kopi yang telah disaring. Serta, kopi robusta memiliki isoflavon (salah satu jenis phytoestrogen) enam kali lebih banyak dibanding kopi arabika.

Adanya informasi ini tidak mengartikan bahwa minum kopi itu buruk. Sejumlah studi bahkan menyebutkan kopi bermanfaat bagi tubuh, antara lain meningkatkan konsentrasi, mengurangi stress, serta menurunkan risiko kanker dan diabetes. Jika perlu, tambahkan bahan-bahan lain pada kopi untuk menambah manfaatnya, seperti kayu manis untuk menurunkan gula darah dan kolesterol, juga bubuk cokelat untuk menurunkan risiko penyakit jantung. Dan ingat, sebaiknya tidak minum kopi setelah jam 2 siang bila tidak ingin malam harinya susah tidur.

Artikel Selanjutnya
Pecinta Kopi, Cold Brew dan Es Kopi Bukan Jenis Minuman yang Sama