Sukses

Lifestyle

Opening Ceremony Asian Games 2018: Pesan Penting Kekayaan Budaya Indonesia Pada Publik Asing

Fimela.com, Jakarta Opening Ceremony Asian Games 2018 di Stadion Gelora Bung Karno tadi malam memang berlangsung spektakuler. Sebuah pembukaan megah yang pastinya dipersiapkan dengan matang, dan didukung oleh banyak pihak. Dari dalam maupun luar negeri. Sebuah tim kreatif yang dipimpin oleh Wishnutama berhasil mengemas pertunjukan kurang lebih 3 jam yang berhasil membuat dunia berdecak kagum.

Tak tanggung-tanggung, nama besar seperti Addie MS dan Ronald Steven sebagai penata musik, Eko Supriyanto dan Denny Malik sebagai koreografer, Dynand Fariz dan Rinaldy Yunardi sebagai penata busana, dan ada satu laki-laki asal Amerika, Scott Givens yang bertanggung jawab sebagai executive producer. Scott dalam hal ini pernah memenangkan Emmy Awards, penghargaan televisi Amerika yang bergengsi dan memproduksi upacara pembukaan Olimpiade London 2012 dan Olimpiade Musim Dingin Sochi 2014.

Melihat hasil produksi tadi malam, cukup jelas, tim kreatif memastikan bahwa secara visual, penonton diingatkan akan lanskap Indonesia yang khas. Laut, gunung, dan daratan yang menjadi panggung bagi para penampil dihadirkan di tengah-tengah GBK. Panggung seberat 600 ton, menjadi kanvas bagi 4000 penari, puluhan penyanyi, dan sejumlah mantan atlet yang secara estafet membawa api Asian Games ke puncak gunung berapi buatan (di mana atlet terakhir yang membawa api adalah Susi Susanti) - yang juga sangat khas Indonesia, bukan?

 

Terkait dengan itu pula, keputusan yang tepat dari tim kreatif menunjukkan begitu banyaknya kekayaan budaya di tanah air. Disusun secara megah, ditata dengan indah, dari tari Ratoh Jaroe (bukan tari Saman) yang dibawakan 1600 penari perempuan asal beberapa SMU di sekeliling Jakarta, tari piring, lagu si Jali-Jali, penari reog, sejumlah lagu dari kawasan Timur Indonesia, sampai tari kecak masal dengan elemen api yang begitu bersemangat. Jangan lupakan pula penampilan Maruli Tampubolon sebagai Gadja Mada yang membawa pesan persatuan bagi ribuan pulau di Indonesia bahkan sebelum Indonesia terbentuk.

Lagu-lagu daerah ini dibawakan oleh sejumlah penyanyi berkelas Indonesia. Dari Fatin, Rossa, Wizzy, Gamaliel, Cantika, Audrey dari grup GAC, Kamasean, Rini Wulandari, Edo Kondologit, sampai Putri Ayu. Semuanya membawakan lagu daerah yang diiri penari-penari, berkostum sesuai asal daerah lagu yang dinyanyikan.

Tak hanya elemen-elemen tradisional, pada bagian akhir musik dengan nuansa EDM mengiringi penampilan penari-penari dengan kostum silver, di antara struktur-struktur raksasa yang nampak ingin menyeimbangkan semua penampil dengan elemen tradisi di bagian sebelumnya.

Tiada kata dapat menuliskan atau tiada kuas dapat melukiskan perasaanku ketika detik demi detik bergulir mengikuti genderang perang maju bersama Perahu Layar membelah Lautan Manusia menuju Pentas Olahraga Terbesar di Asia. Berdiri diatas Kapal perang pejuang NUSANTARA dan menjadi seorang GADJA MADA yang mengumandangkan secara lantang dan tegas Sumpah Palapa: "BERSATULAH NEGERI INI DENGAN SEGALA KERAGAMANNYA, MAKA INDONESIA AKAN MENJADI BANGSA YANG HEBAT DAN TERPANDANG DI MATA DUNIA" Kehormatanlah yang mendorongku untuk terus melaju dengan Integritas tinggi demi terlaksananya Tugas Negara yaitu melaksanakan dengan sempurna Opening Act on the #OpeningCeremony of #AsianGames2018 dihadapan lebih dari 50.000 penonton di GBK dan Jutaan Penonton di seluruh layar kaca se ASIA. Semoga sumbangsih Anak Bangsa, Oleh Bangsa dan Untuk Bangsa mendapatkan tempat terdalam di hati Masyarakat Indonesia Tercinta dan menumbuhkan jiwa Patriotik dan Cinta Tanah Air!! JAYALAH NUSANTARA. INDONESIA RAYA!!!!!!!!!!! -GADJA MADA-

A post shared by Maruli Tampubolon (@marulitampubolon777) on

Dengan penonton utusan 44 negara lain, semua presentasi ini menyampaikan pesan sangat penting akan keberagaman budaya yang menjadi kekuatan di Indonesia. Sebagai negara kepulauan, adat istiadat yang berbeda, Indonesia mampu menjaga persatuan dan kesatuan, menjaga kedaulatan setiap tradisi agar menjadi warisan tak ternilai bagi masa depan. Kekayaan budaya yang dijaga oleh pemerintah dan bangsa.

Bila melihat negara-negara peserta Asian Games lain, mungkin hanya negara tetangga serumpun yang berbagi kesamaan sebagian tradisi. Sisanya, tak ada negara lain di Asia dengan adat sebegitu banyaknya seperti Indonesia. Pembukaan Asian Games ini jadi kesempatan pemerintah untuk menyatakan kepemilikan akan sekian banyak tradisi yang lahir, jadi ciri khas dan dapat ditemukan di pulau-pulau di Nusantara. Momen yang tepat pula untuk mempromosikan potensi wisata. Dari pakaian, tari, sampai musik.

;
Loading