Sukses

Lifestyle

Cegah Dampak Negatif, Instagram Tambahkan Fitur untuk Atur Waktu Penggunaan

Fimela.com, Jakarta Bila ditanya seberapa banyak waktu yang dihabiskan untuk ‘bermain’ Instagram, mungkin sebagian besar dari kita akan menjawab, “Most of the time, every minute when we have nothing to do, or every time we reach our smartphone.” Aplikasi media sosial satu ini diakui memang sangat ‘menyabotase’ waktu penggunanya.

Dilansir dari Recode.com, berdasarkan data yang diambil oleh SimilarWeb (perusahaan pengukuran online), rata-rata pengguna Instagram di Amerika Serikat menghabiskan 53 menit per hari di aplikasi Android pada bulan Juni lalu. Instagram juga menyebutkan bahwa fitur Insta Story semakin menambah kuantitas waktu penggunanya.

Admit it, Instagram sudah jadi bagian dari gaya hidup yang sulit dilepaskan. Segala informasi terkini, trend terbaru, inspirasi tanpa batas, berjualan, hingga berprofesi bisa didapat di satu platform ini. Menyenangkan dan menguntungkan. Namun tidak bisa dipungkiri pula, Instagram telah mengubah cara pandang yang boleh dikatakan jadi cenderung negatif. Seperti yang dibuktikan pada studi oleh Royal Society for Public Health yang menyebutkan Instagram adalah aplikasi media sosial terburuk untuk kesehatan mental.

Penulis Dewi Lestari, melalui salah satu postingan di Instagramnya memberikan opini tentang fenomena media sosial ini, “Menyaksikan kehidupan orang lain yang seolah lebih sukses, lebih wah, lebih cantik, lebih ganteng, lebih beruntung, bodinya lebih kece, mendorong ekspektasi berlebih dan persepsi kekurangan pada diri sendiri. Leaving us feeling worse and lonelier at the end. Sementara, yang sudah ‘beruntung’ akan menjadi cemas dan resah mempertahankan statusnya.” So true!

Instagram jelas tidak tinggal diam. Itulah mengapa, aplikasi yang digandeng Facebook ini memberi update dengan menambahkan fitur “Activity”, yang dikembangkan setelah dua media sosial ini berkonsultasi dengan ahli kesehatan mental serta penelurusan mendalam. Fitur ini akan menampilkan waktu yang dihabiskan pengguna di Instagram selama satu minggu. Dengan fitur ini pula, kita bisa menerapkan lamanya waktu berada di Instagram sesuai keinginan. Jika sudah melebihi standar waktu tersebut, Instagram akan mengirimkan tanda. Merasa terganggu dengan notifikasi? Instagram juga mengizinkan pengguna mematikan notifikasi untuk periode waktu tertentu, bisa ditemukan pada “Notification Setting”.

Oh well, Instagram memang sebaiknya digunakan dengan bijak. Karena pada dasarnya media sosial diciptakan untuk menghubungkan orang, bukan untuk menjauhkan yang dekat. Jika merasa Instagram sudah meracuni diri, maka segeralah manfaatkan fitur “Activity” untuk memberi jarak antara kehidupan maya dan nyata.

Loading
Artikel Selanjutnya
Tanda-Tanda Kamu Harus Beristirahat dari Media Sosial
Artikel Selanjutnya
Tom Holland Ingin Singkirkan Instagram dari Hidupnya