Sukses

Lifestyle

3 Hal yang membuat risiko terkena kanker payudara meningkat

Fimela.com, Jakarta Begitu banyak faktor yang bisa meningkatkan risiko munculnya penyakit kanker payudara. Namun, tidak semua perempuan aware akan faktor-faktor tersebut. Meskipun begitu, masyarakat umum sebenarnya sudah mengetahui apa saja faktor utama pemicu kanker payudara. 

Seperti misalnya terlalu banyak minum minuman beralkohol, junk food, bahan kimiawi yang terdapat pada produk kecantikan, serta merokok. 

Selain itu, faktor keturunan juga termasuk dalam daftar tersebut. Banyak perempuan muda yang menemukan benjolan atau gejala kanker payudara lainnya. Setelah ditelusuri, ternyata mayoritas dari mereka memiliki ibu, ayah, atau kakek-neneknya yang juga sempat menderita kanker payudara. 

Namun, ternyata masih banyak hal lain yang bisa meningkatkan risiko kanker jenis ini. Dilansir dari Prevention, paling tidak ada 3 pemicu lainnya yang belum banyak dibahas. 

Obesitas

Ternyata, berat badan juga menjadi salah satu pemicu meningkatnya risiko kanker payudara. Women's Health Magazine menulis, obesitas bukan berarti orang gemuk. Namun, kondisi di mana seseorang terlalu gemuk bahkan kerap kali hingga sulit untuk melakukan aktivitas sehari-hari. 

Jarang berolahraga

Jarang berolahraga juga bisa menjadi pemicu meningkatnya risiko jenis kanker yang juga bisa menyerang pria ini. Prevention menulis, beberapa studi menunjukkan olahraga bisa membantu mencegah terkena kanker, terutama bagi perempuan setelah menyentuh masa menopause. 

Menunda kehamilan

Banyak orang Indonesia kini yang menunda kehamilan hingga beberapa tahun setelah menikah. Namun, ternyata menunda waktu memiliki anak termasuk ke dalam kelompok faktor yang meningkatkan risiko terkena kanker payudara. 

Memutuskan untuk memiliki anak saat usia di atas 30 tahun, tulis Prevention, bisa meningkatkan risiko terkena kanker ini. 

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading