Sukses

Lifestyle

Tips Mudah Kelola Gaji: Punya Tabungan dan Tetap Bisa Shopping

Sejatinya wanita tidak akan pernah terlepas dari kata "belanja". Sebagian dari wanita rela menghabiskan penghasilannya untuk membeli barang-barang yang diinginkan. Barang yang sering diinginkan mulai dari pernak-pernik lucu, aksesoris, kosmetik, pakaian, sepatu, tas dan berbagai perlengkapan wanita lainnya. Ketika membeli barang-barang tersebut, sering kali mereka tidak berpikir, "Apakah saya benar-benar membutuhkan barang itu?".

Belanja Bukan Karena Kebutuhan, Tetapi Kepuasan Sesaat

Biasanya aksi belanja yang dilakukan oleh kebanyakan wanita adalah hanya sekedar untuk memberikan kepuasan sesaat. Kepuasan itu berupa puas cuci mata, lihat ini-itu dan tergiur untuk membeli berbagai macam barang yang mereka inginkan. Seusai belanja, mereka baru menyadari betapa banyaknya uang yang telah dihabiskan untuk membeli barang-barang yang sebetulnya tidak terlalu mereka butuhkan. Kebiasaan itulah yang bisa membuat kepala pusing ketika menyadari kondisi keuangan di pertengahan bulan menipis sedangkan hidup masih panjang.

Sebagai seorang wanita, saya pun pernah mengalami hal serupa. Tiba-tiba 'kalap' berbelanja ketika jalan-jalan ke mall dan membawa banyak uang. Rasanya ingin beli ini-itu, banyaakkk! Ketika melewati clothing store, mata langsung tertuju pada barang-barang yang menarik perhatian saya. Hati saya pun bergumam, "Bagus ya celananya. Gue belum punya nih, model kayak gini. Kalau gue pakai yang kayak gini pasti bisa lebih enak dilihat," atau "Warna bajunya bagus, pasti cocok buat warna kulit gue," dan tangan saya langsung meraih baju-baju tersebut lalu menempelkannya di tubuh saya.

Hal tersebut juga bisa terjadi ketika seorang wanita melewati toko aksesoris, sepatu ataupun stand kosmetik. Di antara mereka pasti ada yang berpikiran, "Ih, lucu ya kacamatanya," atau "Wah, keren juga nih syalnya." atau "Wow, high heelsnya bagus. Pasti kalau gue pakai ini bisa kelihatan tambah cantik dan seksi," atau "Mau beli lipstik lagi deh, kan belum ada warna yang itu di rumah." Pemikiran-pemikiran itu bisa muncul di benak para wanita ketika mereka sedang berbelanja.

Sepulang belanja, hati pun tiba-tiba menyesal, "Kenapa ya, kok gue belanja sebanyak ini?" atau "Harusnya gue nggak usah beli ini, kan yang di rumah masih bisa dipakai." atau "Yah, uang gue habis. Terus gimana dong, buat makan dan ongkos 2 minggu lagi?". Rasa menyesal dan kesal karena kondisi finansial menipis pun tidak bisa dipungkiri lagi setelah khilaf belanja barang-barang yang sebetulnya tidak terlalu dibutuhkan. Untuk menghindari hal-hal tersebut ada baiknya kita membuat perencanaan yang matang sebelum berbelanja.

Agar Tak Menyesal, Pakai Pola Prosentase*

Caranya mudah asalkan konsisten untuk mengatur keuangan dengan metode 10 persen, 30persen, 20 persen dan 40 persen. Metode tersebut sangat membantu perencanaan keuangan saya menjadi lebih baik. Kita bisa menggunakan:

10 persen dari penghasilan untuk aktivitas sosial dengan membantu keuangan orangtua, seperti membeli kebutuhan rumah tangga, hadiah ulang tahun untuk teman atau ada teman yang menikah.

Apabila memiliki hutang, kita bisa menggunakan 30 persen dari penghasilan misalnya untuk mencicil kendaraan bermotor atau kartu kredit.

Selain itu, kita juga harus mengingat pentingnya berinvestasi. Dari 20 persen penghasilan kita bisa memanfaatkannya untuk menabung, asuransi, reksa dana ataupun futures trading yang berfungsi untuk investasi jangka panjang.

Nah, untuk belanja barang-barang yang kita butuhkan berasal dari 40 persen dari penghasilan kita. Usahakan untuk mengecek terlebih dulu apa yang sedang dibutuhkan dan kendalikan diri jangan sampai dana yang dikeluarkan bisa lebih dari 40 persen dari penghasilan.

Kelola hati dan pikiran. Jangan lupa untuk berusaha mengendalikan keinginan ketika berbelanja sejak dini demi masa depan!

***

Terima kasih kepada mbak Sudiyanti yang sudah membagikan kisahnya kepada Vemale.com. Kisah yang sama bisa Anda baca di blog milik Sudiyanti, Kendalikan Diri Ketika Berbelanja. 

 

*Prosentase ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda, sehingga keuangan lebih terkontrol tanpa harus 'melarat' di tengah bulan atau bingung karena tak punya uang akibat kebanyakan belanja.

------------

Punya berbagai kisah menarik atau inspirasi untuk dibagikan kepada para wanita di seluruh Indonesia? Vemale.com akan menayangkan berbagai tips, cerita, atau kisah inspirasi terbaik darimu.

Silakan kirim tulisanmu ke wenny@kapanlagi.net. Jika kisah kamu bisa menjadi inspirasi banyak orang, jangan disembunyikan! :)

------------

(vem/yel)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading