Sukses

Lifestyle

Bocah Dihajar Pria Tak Dikenal, Pejalan Kaki Cuek

Anak-anak memang harus selalu berada di bawah pengawasan. Khususnya saat bepergian bersama atau mengunjungi sebuah tempat. Hal-hal buruk bisa saja terjadi pada anak yang jauh dari pengawasan kita.

Seorang anak di kota Yan'an, Cina mengalami sebuah kejadian mengerikan. Dilansir dari dailymail.co.uk, anak tersebut tiba-tiba diserang seorang pria tak dikenal. Tanpa sebab yang pasti, pria tersebut langsung saja menendang bocah itu hingga tersungkur ke lantai. Tak cukup sampai di situ, pria tak jelas asal usulnya itu lalu menginjak-injak kepala bocah tak bersalah itu.

Tertangkap kamera, pria asing tiba-tiba menendang dan menghajar seorang bocah. | Foto: copyright dailymail.co.uk

Mirisnya lagi, aksi brutal yang berlangsung selama 37 detik itu tidak membuat para pejalan kaki yang lalu lalang tergerak untuk menolong. Barulah beberapa saat kemudian seorang pria muncul dari sebuah toko dan menahan pelaku.

Selama 37 detik, tak ada yang menolong si bocah. | Foto: copyright dailymail.co.uk

Akhirnya bocah malang itu dibawa ke Luochuan County People's Hospital untuk mendapatkan perawatan. Ia terluka di bagian kepala tapi belum dipastikan apakah ada ia juga mengalami luka dalam. Orang tuanya membawa putranya tersebut ke Xian untuk perawatan lebih lanjut. Sementara itu, dokter menjelaskan kalau bocah itu masih dalam keadaan sadar meski kepalanya terluka.

Bocah tersebut akhirnya segera dilarikan ke rumah sakit. | Foto: copyright dailymail.co.uk

Lalu, siapakah pria penyerang itu? Pria tersebut kini sudah ditahan dan sedang menjalani pemeriksaan kejiwaan di Xian. Ada dugaan pria itu mengalami gangguan mental atau kejiwaan.

Bagi para orang tua, kita memang sebaiknya lebih berhati-hati lagi saat bepergian dengan anak. Apalagi membiarkannya sendirian di keramaian. Semoga kejadian yang menimpa bocah malang tersebut tak terjadi di tempat lain, ya Ladies.




(vem/nda)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading