Sukses

Lifestyle

Bicara Terlalu Keras Saat Telepon, Wanita Diturunkan Dari Bus

Ketika mengemudi, setiap orang tentu memerlukan konsentrasi yang penuh. Apalagi, jika orang tersebut mengemudi kendaraan umum yang membawa penumpang dan harus memastikan bahwa penumpang yang ia bawa bisa selamat sampai tujuan. Lalu bagaimana jika ada penumpang yang berisik dan dianggap ribut? Kisah yang cukup menyedihkan sekaligus memalukan rupanya  baru saja di alami penumpang wanita ini. Karena dianggap terlalu ribut, ia pun diturunkan secara paksa oleh supir bus di tengah jalan. Wanita ini dianggap mengganggu konsentrasi supir bus.

Dilansir dari laman mirror.co.uk, seorang perempuan bernama Jodie Beverly-Hackett seorang ibu muda asal Irlandia mengaku malu dan kecewa setelah ia diturunkan paksa di tengah jalan oleh pengemudi bus yang ia tumpangi. Insiden ini sendiri terjadi ketika ia sedang berpergian ke rumah saudaranya di Galway. Ketikan hendak pulang, ia naik bus menuju Dublin, Irlandia. Tapi sayang, belum sampai rumah, ia justru diturunkan di tengah jalan oleh pengemudi bus.

Jodie, wanita yang dianggap terlalu berisik saat menerima telepon dan supir pun menurunkannya di tengah jalan | Photo: Copyright mirror.co.uk

Jodie (23) mengatakan bahwa

"Saya naik bus sendirian sekitar pukul 18.45 setelah mengunjungi saudara saya. Saat itu, saya hendak pulang karena mendapat kabar bahwa putra saya sakit. Ketika saya menerima telepon dari keluarga di rumah, supir mengatakan bahwa saya cukup ribut dan menyuruh saya berhenti berbicara. Sesaat setelah supir mengatakan hal tersebut, saya pun menutup telepon saya. Beberapa saat kemudian, teman saya menelepon saya. Dan ketika saya berbicara dengan teman saya di telepon inilah, sang supir menghentikan bus dan menyuruh saya turun."

"Dia berhenti di sebuah halte bus dan menyuruh kondektur menurunkan saya. Meski saya telah meminta maaf dan memohon untuk tidak menurunkan saya. Ia berlalu begitu saja meninggalkan saya. Ini adalah pengalaman yang menyedihkan sekaligus memalukan dalam hidup saya. Saat itu, ada penumpang lain di belakang saya sekitar 7 orang. Mereka hanya melihat ke arah saya tanpa berbuat apa-apa. Atas insiden ini, saya bersumpah tak akan menggunakan bus Eireann lagi. " Tambah Jodie

Bus yang ditumpangi oleh Jodie | Photo: Copyright mirror.co.uk

Saking kecewanya dengan perlakukan yang dilakukan oleh supir bus Eireann, Jodie mengatakan tak akan menggunakan bus itu lagi. Sementara itu, juru bicara perusahaan bus mengatakan jika pihak manajemen sedang melakukan investigasi terkait masalah ini. Mereka juga meminta maaf jika perlakuan salah satu supir bus Eireann yang kurang berkenan di hati para penumpang. Juru bicara perusahaan mengatakan "Penumpang selalu diminta tidak mengganggu konsentrasi pengemudi atau mengganggu penumpang lainnya. Ketika pengemudi merasa terganggu dan tidak konsentrasi, hal ini bisa saja membahayakan dirinya dan juga penumpang."

Semoga peristiwa ini bisa menjadi pelajaran berharga bagi kita semua untuk selalu menjaga sopan santun, tata krama dan mengatur nada bicara saat berada di tempat umum. Jika suara yang pelan saja sudah bisa didengar dengan jelas, tentunya tidak perlu berbicara keras apalagi sampai ribut ya...

(vem/mim)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading