Sukses

Lifestyle

Diterlantarkan Sang Tuan, Anjing Malang Ini Mati Patah Hati dalam Penantian

Ketika kita memutuskan untuk memelihara hewan peliharaan, sudah menjadi kewajiban bagi kita untuk merawat dan menjaga hewan-hewan tersebut dengan penuh ketulusan dan sungguh-sungguh serta tanggung jawab. Jangan sampai, ketika memutuskan memelihara hewan di rumah, kita justru menelantarkannya.

Sadar atau tidak, ketika hewan-hewan yang kita pelihara dirawat dan dijaga dengan penuh ketulusan serta kasih sayang, mereka akan memberikan kasih sayangnya untuk kita. Hewan-hewan tersebut juga akan setia, bisa menjadi teman juga sahabat bahkan pelindung bagi kita.

Nube menunggu tuannya yang tak pernah datang di bandara/copyright odditycentral.com

Bicara mengenai hewan peliharaan dan kasih sayang, kisah pilu kali ini datang dari seekor anjing yang dikenal sebagai Nube Viajera. Dilansir dari laman odditycentral.com, anjing ini mati karena patah hati ditinggal dan diterlantarkan sang tuan di terminal Bandara Palonegro dekat Bucaramanga, Kolombia.

Nube Viajera adalah nama yang diberikan seorang warga padanya. Nama ini memiliki arti "awan berkeliaran." Ini mengingat bulu Nube seperti awan yakni berwarna putih dan hitam seperti awan. Nama ini juga diberikan karena selama satu bulan terakhir, Nube terus berkeliaran di area bandara untuk mencari sang tuan atau pemiliknya.

Setiap hari, Nube akan mengendus setiap orang yang ada di bandara dan mencari keberadaan sang tuan. Ketika ia lelah, ia akan istirahat di sudut tembok bandara. Tak perlu waktu lama untuk istirahat, Nube akan kembali melakukan pencarian dan berharap bisa bertemu kembali dengan sang tuan sepanjang hari.

Nube akhirnya mati karena kurang gizi dan depresi/copyright odditycentral.com

Sayang, anjing yang diperkirakan berusia 2 tahun itu mengalami kelelahan hebat. Tubuhnya lemah dan matanya pun sayu. Ketika ada pengunjung bandara atau petugas bandara memberinya makan, Nube tak mau makan. Ia kerap mengabaikan makanan yang diberikan padanya karena kesedihan yang dialaminya. Nube pun dinyatakan kurang gizi hingga akhirnya mati dalam penantian.  

"Anjing betina ini memiliki rumah dan dimiliki seseorang. Tapi mereka meninggalkannya di sini. Inilah yang menyebabkannya sedih, tidak mau makan dan tidak mau meninggalkan bandara. Kondisi kesehatannya sangat buruk. Kami telah melakukan yang terbaik. Tapi Tuhan berkata lain." Ungkap seorang dokter hewan bernama Alejandro Sotomonte.

Kurang lebih selama sebulan Nube berada di bandara untuk menunggu sang tuan kembali padanya. Anjing malang ini tenggelam dalam depresi serta kesedihan hingga membuatnya tak mau makan dan akhirnya mati.

(vem/mim)
;
Loading